Friday, 21 December 2012

Bikin "Nyan Cat" Dari Hama Beads. Asik loh!

Halo, Kak! Ada kreasi baru nih! Kreasi kali ini dikenal dengan sebutan Hama Beads! Apa sih Hama Beads?

Hama Beads itu permainan yang didesain untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi. Hama Beads ini salah satu permainan paling populer loh di Eropa! Apalagi dengan banyaknya pilihan warna, imajinasi yang kita aplikasikan dalam karya itu tanpa batas! WOW kan?! :D

Kali ini aku mau berbagi cara membuat Hama Beads dengan tokoh Nyan Cat :D Yang dibutuhkan adalah:

ALAT & BAHAN:
1. Hama Beads (Midi, Mini, atau Maxi itu sesuai selera. Kalau Mini hasil lebih halus. Tapi lazim yang digunakan biasanya ukuran Midi),
2. Pola untuk membuat kreasi Hama Beads,
3. Pegboard,
4. Iron Paper,
5. Setrika.

Yuk, kita mulai bikin! :D
1. Pertama tentukan pola. Contoh pola bisa cari di internet kalau masih bingung :D
2. Susun Hama Beads pada pegboard. Di sesi ini kita membutuhkan kesabaran dan ketelatenan ekstra, Kak. Contohnya seperti ini:
Ini pakai 2 pegboard. Hati-hati ya, kalo pakai lebih dari 1 pegboard. Pegboard rawan copot, kalau copot, hama beads yang udah kita susun bisa ancur kembali menjadi butiran debu *halah*! Baru aja ngalamin soalnya. Nyan Cat-nya ancur, dan ngulangin beberapa bagian. Hatiku jadi cenat-cenut T____T
3. Setelah jadi pola seluruhnya, letakkan Iron Paper di atas Hama Beads yang sudah disusun.
4. Panaskan setrika. Jangan terlalu panas. Sedang-sedang saja kayak lagu dangdut ;) Pakai setrika untuk melumerkan beads sehingga mereka menyatu (sehingga pola yang kita susun ini menjadi permanen, Kak). Sekiranya beberapa menit dengan gerakan memutar. Jangan kelupaan ngebiarin setrikaan dalam keadaan diam di atas iron paper, nanti beadsnya meleleh. Jangan pernah menyetrika beads tanpa menggunakan iron paper ya Kak, karena selain merusak beads, pegboard pun bakal rusak juga :) 
Nah, ini disetrika dengan gerakan memutar.
5. Jadi deh: Hama Beads "NYAN CAT" :D
Horraaaay sudah jadi deh!
6. Setelah jadi, silahkan aplikasikan gantungan kunci, tali kalung, cangkolan anting, tali handphone, atau peniti bros pada beads. Jadilah aksesoris yang dikehendaki. Asik kan? :D
Yang bikin numpang nampang boleh yak :p
Well, begitulah cara membuat Hama Beads ;) Kalo di antara kalian semua ada yang minat order Hama Beads dengan pola tertentu, boleh loh Kak, hubungi di @megasofunny atau message via facebook di Yeyen Shofani. Kebetulan, tahun baru nanti Megashofani buka online shop khusus Hama Beads: "Marionette Hama Beads". Bacanya Marionet ya Kak, bukan Mario Netek *sumfeh ini bukan nama tokoh motivator*. Pokoknya dijamin ketjeeee ^_^

Sekian dulu postingan kreasi hari ini. Ciao!

Love, 
Megashofani.

Monday, 17 December 2012

Membuat Pola Kruistik (Wajah Orang) Part II

Hai girls, guys, and, gays!
Kalo kemarin aku udah bagi-bagi cara membuat pola kruistik metode pertama di sini, kali ini aku mau berbagi cara membuat pola kruistik yang kedua. Pola ini diperuntukkan kamu-kamu yang mau membuat kruistik dengan wajah orang :)

Metode kedua ini, LEBIH membutuhkan kesabaran. Karena akan melalui beberapa tahap. Kayak gimana sih Metode Kedua? Yuk cekidot! (Klik untuk memperbesar gambar-gambar).

Metode Kedua (Metode Trace Bitmap)

1. Di sini kamu harus punya tekstur kotak-kotak (dari Microsoft Excel) seperti gambar di bawah ini.
Atur Column Width: 0,5, Row Height: 5
2. Screen Shot (Print Screen) kotak-kotak yang berada dalam Microsoft Excel tersebut, lalu paste ke dalam Paint.
3. Setelah itu Save As dan jadinya tekstur kotak-kotak seperti ini.
4. Nah, sekarang beralih ke Trace Bitmap Foto yang mau dijadikan kruistik :) Pertama, buka Corel Draw, lalu Klik File > Import > Klik Foto yang mau kalian kruistik. Jadinya begini. Setelah itu, cari Trace Bitmap, klik Outline Trace yang paling bawah > Line Art.
5. Setelah itu muncul tampilan seperti ini. Setelah di-Trace Bitmap, klik File > Export > Pilih PSD (Photoshop). Yak kita beralih ke photoshop! Corel Draw selesai. :)
Nah, tampilan kiri itu yang berupa foto, tampilan kanan itu berupa foto yang sudah di Trace Bitmap. Detail, Smoothing, Corner Smoothness di tab kanan (Trace Controls) menyesuaikan kemauan yaa. Kalo aku sih angka Smoothing & Corner Smoothness cukup di angka 50 & 50.
4. File hasil export dari Corel Draw ke Photoshop tadi kita buka, berikut tekstur kotak-kotak yang sudah kita print screen dan kita save berupa gambar. Jadi seperti ini:
5. Klik Rectangular Marquee Tool di pada Tool di samping kiri gambar lalu tandailah pada gambar yang sudah di Trace Bitmap tersebut. Setelah itu pencet CTRL+X, lalu pindah pada box gambar kanan dan pencet CTRL+V. Kemudian, pada layer set the blending mode for the layer: ganti MULTIPLY. Jadinya seperti ini:
Nah, gambar sudah berupa pola dengan kotak-kotak (tapi masih kasar).
6. Lalu Save As JPEG dan sekarang begini tampilannya:
7. Sesudah itu kita beralih ke Paint. Gambar trace bitmap untuk pola kruistik dengan format JPEG kita buka dengan paint. Klik kanan pada gambar > Open With > Paint.
NAH. Di sini aturannya kalau dalam satu kotak terdapat 2 warna, misal hitam dan coklat, kalau hitam memenuhi 3/4 dari kotak tersebut, maka rubahlah warna kotak itu menjadi seluruhnya hitam. Kalau semisal warna coklat dan hitam sama-sama 1/2, maka bereksperimenlah mana yang lebih cocok agar bentuk-bentuknya pas dilihat. :) NAH. Proses inilah yang memakan waktu lumayan lama.
8. Kira-kira ini contoh kecil perubahan mata yang sudah siap dijadikan pola songket kristik.
Nah, begitulah tutorial membuat pola kruistik berupa wajah manusia. Hmmm, kalau misal wajahnya terdapat bayangan/shadow, atau gradasi, kadang susah untuk menemukan warna benang wool yang pas untuk digradasikan, maka dari itu, warna wajah bisa disamaratakan, misal coklat muda atau cream. Untuk background aku nggak mau ribet, jadi aku pilih satu warna aja :) Soalnya kalau ngikutin yang foto aslinya bakal lama banget waktu menata ulang warnanya di Paint.

Terus hasil jadinya kayak gimana? THIS IS IT! :D
Tuh kan, warna wajahnya aku samaratakan, biar lebih simpel cari benang woolnya, begitupun backgroundnya. Dan hasilnya Mas Pacar senang sekali :') Hihihi. 

SELAMAT MENCOBA YAAA! :*

Love,
Megashofani

(Tutorial) Membuat Pola dan Songket Kruistik Part I

Halo girls, guys, and gays...!
Kali ini aku bakal membahas kerajinan tangan yang aku gemari. Pada dasarnya aku ini orang yang mencintai sesuatu yang unik, indah, apalagi kalo itu berupa kerajinan tangan. Rasanya lebih spesial aja kalo itu kerajinan tangan, APALAGI hasil dari tangan kita sendiri! :D WOW sensasinya itu loh, tiada duanya!

Sebelumnya aku pernah bikin 4 kruistik: 3 untuk idola aku #SPBU (Shitlicious-Poconggg-Benakribo) dan yang 1 untuk pacar aku *switwiw*. Kruistik juga cocok buat dijadikan kado atau hadiah untuk orang yang menurut kamu spesial :D Soalnya ini kerajinan yang lumayan butuh pengorbanan terutama WAKTU.

Nah kali ini aku bakal berbagi 2 metode membuat pola kruistik dan mengkruistik buat teman-teman semua, yang pastinya gampang-gampang susah. Gampang kalo mau telaten dan sabar. Susah kalo kamu emang gak bakat sabar :P Kruistik memang membutuhkan ketelatenan, ketelitian, dan kesabaran yang begitu ekstra! Makanya, kalo mau cari pacar, pacarin deh yang pinter bikin kruistik, orangnya pasti sabaaar :P *benerin kerah*

Biasanya ada tuh, kruistik yang dijual sudah sepaket dengan pola. Tapi kan gak seru bok! Paling asik itu kalo bikin kristik berikut dengan pola hasil imajinasi kita sendiri! :D Terus gimana caranya? 

KAMU HARUS PUNYA DULU:
- Microsoct Excel dan imajinasi :D
- Pola kruistik (pola yang akan kamu jadikan bahan meng-kruistik),
- Kain strimin (ukuran disesuaikan). Bikin kristik itu 1:3. Sederhananya, kalo di pola kruistik 1 warna mewakili 1 kotak, artinya di kain strimin 1 warna mewakili 3x3 atau 9 kotak (nanti deh, dijelasin di fotonya.),
- Benang wool (warna menyesuaikan kebutuhan pola),
- Jarum kruistik (jarum untuk wool yang di bagian lubangnya besar.).

Metode Pertama (Metode Khayal)

1. Di sini kamu diharuskan punya imajinasi yang kuat juga bayangan yang jelas seperti apa kreasi yang kamu mau. Contohnya nih, dulu aku bikin kristik kakak-kakak #SPBU dengan mereka-reka bagaimana wujud mereka jika dikartunkan. Dan hasilnya membentuk pola seperti ini di Microsoft Excel. Untuk bikin kotak-kotak kecil setting Column Width: 0,5, Row Height: 5 (klik untuk memperbesar gambar):
Ini POLA PERTAMA, masih kasar, belum dirapikan lagi
Kemudian, karena melihat beberapa bentuk seperti bibir, mata, rambut, warna-warna dan bentuk lain yang dirasa masih kurang pas, akhirnya aku menata ulang menjadi seperti:
Asli itu pola Mas Alitt gak bermaksud dipotong. Cuman kalo mau ngeprint beberapa bagian kan, kudu pake selection. Nah, setelah itu kepencet lah warna putih. Pas di close, ditanyain sama komputernya Do You Want To Save? Malah kepencet YES pula! Apes lah.
Bandingkan deh, lebih rapi dan kelihatan cute pola kedua kan, daripada yang pertama? :) #DiiyainAja :P

2. Kemudian, catat berapa warna yang kamu butuhkan dan warna apa saja. Catat juga berapa ukuran kain strimin yang kamu butuhkan (biasanya di toko benang dijual kain strimin yang per meter).

3. Memulai menyongket kruistik. Pada dasarnya kruistik menggunakan pola silang. Nah, pola silang yang satu demi satu ini yang nantinya akan membentuk gambar sesuai pola yang kamu ikuti.

Gambar kiri: cara menyongket, tampilan jarum & benang.
Gambar kanan: 15 kotak yang menggambarkan kain strimin yaa. So:
3.1. Masukan jarum yang sudah dikait benang di lubang kain strimin nomor 1 (gambar kiri), sisakan sedikit benang wool di bagian belakang untuk 'mengunci' songketan.
3.2. Dari lubang nomor 1 masukan jarum ke lubang nomor 9, lalu masukan lagi jarum ke nomor 3 (sehingga posisi jarum berada di bawah kotak nomor 6).
3.3. Setelah masuk di lubang nomor 3, ulangi pola tersebut sehingga membentuk seperti pada gambar (kiri) nomor 3. 
3.4. Ulangi sampai sebanyak jumlah kotak pada pola gambar yang telah kita buat. Misalnya pada pola terdapat 5 warna kuning, buatlah pola silang sebanyak 5 kali pada kain strimin.
3.5. Setelah itu agar bisa membentuk pola silang, dari lubang nomor 3 masukan ke lubang nomor 7, lalu masukan lagi jarum (dari bawah) ke lubang nomor 1 (posisi jarum berada di bawah kotak nomor 4). Kalau songketan dilanjutkan ke atas maka dari lubang nomor 7 bisa langsung dimasukkan le lubang nomor 13 lalu disongket lagi ke lubang nomor 3, dan masukan lagi jarum (dari bawah) ke lubang nomor 15. DAAAAN BEGITU SETERUSNYA :D

WELL, ini enaknya sambil pegang alat & bahannya, jadi sambil praktek. Kalo dibaca doang gini sih, pusing ya pusing deh lau :P Mungkin kalo kurang hobi, ngerasa ribet kali ye. Tapi buat kalian yang suka mengasah kreativitas (terutama cewek-cewek), ini menyenangkan sekali, karena ada kepuasan tersendiri :)

Terus, hasil akhirnya gimana? TRADAAAAA!
Hihihi, ini belom dibingkai, dan kruistik Bang Benakribo (paling kanan) pun, backgroundnya belum disongket. Membuat 3 buah kruistik ini total memakan waktu 5 bulan. Kalo kata orang Jawa, selo tenan uripku :D Intinya, sempet-sempetnya sih looo mengkristik?!?! Hari geneee gitu yah :O Ya gimana, waktu itu jomblo. Butuh kegiatan buat ngisi waktu, biar lupa malam minggu :D

Yak sekian dulu metode pertama, besok-besok saya update metode kedua yaitu metode untuk mengkristik wajah orang.

SEE YOUUU! :*
Megashofani.

Saturday, 8 December 2012

Kehidupan Sekarang

Maaf ya, jarang update.
Sekarang saya sedang hobi menulis lembaran-lembaran kata yang terangkai menjadi cerita dalam Ms.Word, bukan blog. Eits, tapi bukan berarti saya gak akan menulis/update di blog lagi. Hanya saja tertunda. Sekarang saya lebih berusaha produktif untuk menjadikan tulisan-tulisan saya 'karya yang nyata'. Beberapa bulan lalu saya dihubungi salah satu penerbit yang memutuskan untuk menerbitkan novel saya, nah untuk menunggu proses tersebut saya menggunakan waktu dengan menulis cerita baru lagi. Itu mengapa blog saya (sedikit atau memang) terlantar, karena saya sekarang fokus untuk membuat cerita-cerita baru pada Ms.Word. Yah, doakan saja prosesnya lancar, tanpa hambatan. Hihihi, stay tune yaaa, kawan-kawan. Ciao :*

Love,
Megashofani. 

Saturday, 22 September 2012

Dear God :)

Ya Allah, aku tau setelah kebahagiaan-kebahagiaan ini, setelah 'atas' yang kau berikan, pasti nantinya bukan nggak mungkin akan ada 'bawah' lagi. Tapi apapun itu, apapun jadinya nanti, aku berterimakasih sekali untuk segalanya. Untuk seluruh yang Engkau berikan hingga detik ini, untuk menempatkanku di titik ini. Aaaaaaaaaaaakkkk bersyukur alhamdulillah!

Saturday, 11 August 2012

Dia dan RencanaNya

Kemarin aku pergi ke Rumah Sakit. Orang manapun juga tau, di Rumah Sakit pasti tempat orang sakit yang banyak orang sakit. Sebenarnya aku benci Rumah Sakit, tempat yang memperlihatkan kelahiran dan kematian secara bersamaan. Membuat hati campur aduk. Tidak karuan. Kemarin aku menemui Nenekku yang sedang diopname di ruang ICU.

Sebelumnya aku sempat melihat bayi di kotak inkubasi sedang terbaring menutup mata, nampaknya masih lemah karena masih begitu mungil. Di samping kotak inkubasi terdapat sang Ibu sedang meraba kaca kotak inkubasi tersebut. Memandangi bayinya yang tanpa daya. 

"Bayinya itu kenapa ya, Ma?" tanyaku berbisik pada Mama yang ada di tempat yang sama. 
"Lahir prematur jadi harus di-inkubasi biar dapet anget-anget." 
Aku mengangguk. 

Kemudian setelah puas berbincang dengan Nenek di ruang ICU aku keluar untuk duduk di ruang tunggu. Beberapa jam menunggu, tetiba suster dari dalam ruang ICU keluar memanggil seseorang. Sebut saja Bapak Blablabla. 

"Bapak Blablabla ada?" teriaknya ke penjuru ruang tunggu ICU.
"Liat Bapak Blablabla gak, Bu?" tanya si suster kepada Mamaku. Mamaku pun menggeleng tidak tahu-menahu yang mana si Bapak Blablabla. 
"Tolong carikan ya Bu, anaknya Bapak Blablabla yang prematur nggak ada."
"Nggak ada gimana, Mah?" tanyaku berbisik pada Mama. "Diculik ya?"
"Ssst! Maksudnya meninggal..." jawab Mama yang ikut-ikutan berbisik.
Jantungku tetiba berdegup.

Lalu ada wanita setengah baya yang lain pun menggugah bapak-bapak yang sedang tertidur pulas di bangku ruang tunggu. Setelah bapak itu bangun, wanita setengah baya itu pun mengabari, "Bapak... dipanggil suster, masuk ke ruang ICU..."

Oh jadi itu bapaknya, dalam hatiku. Apa jadinya hatinya ketika tau anaknya yang prematur sudah tidak bisa diselamatkan? Aku yang membayangkannya saja ikut hancur. Toh, pada akhirnya ketika mulai dewasa sebagai wanita aku juga akan hamil, melahirkan, dan saat itu juga aku berdoa semoga kalau aku melahirkan, bukan prematur. Tidak ada yang salah dengan bayi-bayi lahir prematur, hanya saja ketakutanku yang salah.

Beberapa saat kemudian si Bapak Blablabla keluar dengan istrinya, si Ibu yang beberapa jam lalu kulihat meraba kaca inkubasi. Si Ibu membopong anaknya yang tak bernyawa dalam selimut bayi kemudian ia menangis histeris sambil berjalan lemas diiringi oleh saudaranya.

Mungkin Tuhan belum memberikan kesempatan si bayi melihat dunia. Mungkin.

Aku jadi mengaca pada diriku sendiri. Dimana Tuhan mengijinkan aku hidup hingga detik ini. Hidup dan banyak kesempatan diberikanNya untukku. Mungkin dia ingin aku membuat cerita, cerita sedih dan senangku lalu mengemasnya dalam suatu hikmah yang suatu hari dicerna dan dipahami olehku, membuat sejarah tentang aku yang menjadi berguna untuk orang-orang sekelilingku, berbagi dengan sekelilingku, melakukan kebaikan.

Tuesday, 7 August 2012

Jatuh Cinta (Lagi)

"Tak ada lagi kisah yang ingin kuulang setelah aku merelakan, yang aku tau banyak hal indah di depan. Dan aku berharap, KAMUlah yang menjadi salah satu hal indah tersebut pria berinisial I.N."

Hari ini aku begitu bersyukur. Tuhan telah mengabulkan doaku yang kuhantarkan ketika melihat bintang jatuh setelah sahur. Alhamdulillah. Mungkin karena sugesti dan kepercayaanku tentang bintang jatuh begitu kuat dari jaman pertama kali lihat film Kuch-Kuch Hotta Hai, itu kenapa setiap melihat bintang jatuh aku langsung melakukan permohonan. Hahahaha :D Tapi tenang aja, aku tetep memohon ke Tuhan Yang Maha Esa kok.

Setelah sekian lama, aku lupa cara mengeja, menerjemahkan, dan merasakan cinta, kini aku bisa mengecapnya lagi. Aku tau cinta ini belum dalam, karena kita memang belum memulai. Tetapi getaran yang mengatakan cinta akan bersemi itu ada. Di hatiku tentunya. Entah bagaimana di hatimu. Aku belum cukup berani untuk mencari jawabannya.
                                                                                                                   
Malam yang indah denganmu berawal dari percakapan kita di SMS tentang lagu NOAH - Separuh Aku.

"Lagi dengerin radio gak?" tanyamu.
"Dengerin, tapi streaming. Kenapa? Pasti lagi dengeirn juga kan lagu 'Separuh Aku'?"
"Iya, lagunya syahdu banget."
"Iya. Dengan laraku, suara hati ini memanggil namamu. Karena separuh aku, menyentuh laramu. Ini deh baru namanya lirik!"
"Hahahaha. Inget ke mantan yah?"
"Siapa? Aku? Gak sih. Kalo buat aku, pas pertama denger lagunya malah lebih buat gebetan yang terjebak masa lalu. Kamu mungkin yang denger lagu ini jadi keinget mantan."
"Cieee. Siapa gebetannya?"
"Siapa yaaa..."
"Aku mau kesitu."
"Ya udah ke sini aja."

Sekitar 10 menit aku menunggu. Akhirnya kamu datang juga dan ada di hadapanku.

"Haaai, tumben hari ini gak keluar?"
"Iya, lagi gak ada yang pesen barang."
"Oooh. Ke sini mau download lagu Separuh Aku pasti ya?"
"Enggak. Aku kebetulan gak bawa kabel data."
"Oh, kebetulan ini masih ada kabel data yang belum dipinjem."
"Enggak kok, bukan mau mindahin lagu."
"Oooh. Mau apel aku ya?"

#kemudianhening. Lalu beberapa saat kemudian senyummu melebar diikuti senyumku.

"Sini gih duduk sebelah aku."
"Ah, gak berani nanti dimarahin ibu kamu."
"Gak apa-apa tauuu!"
"Itu kan tempat operator."
"Ya gak apa-apa. Sini sih." aku melambaikan tanganmu untuk duduk di sampingku. Akhirnya kamu mau juga. "Eh, coba yah kalo gak mendung mah pasti enakeun ngeliat bintang."
"Gak mendung kok."
"Eh, kalo gitu ke atas yuuuk!" ajakku.
"Ngapaiiin? Terus ini nanti yang jaga siapa?"
"Liat bintaaaang."
"Iya terus ini nanti yang jaga siapa?"
"Biar Papa aku deeeeh! Yuuuk, mumpung kamu main ke sini..."
"Ijin dulu coba sama Papa kamu..."

Kemudian aku meminta ijin dan Papaku yang tau kalo aku sukaaaaaa sama kamu pun langsung mengijinkanku untuk mengajakmu ke lantai atas. Aku menarikmu kemudian, menggadeng tanganmu. Dan sudah lama ini yang aku inginkan.

Di atas pun kamu mulai bercerita banyak tentang kamu yang bertemu kuntilanak, lalu kita tertawa terbahak-bahak karena ceritamu begitu kocak, lalu aku yang sesekali menepukmu di pundak. Aku merasakan hal yang sudah lama tidak kurasa lagi saat itu... jatuh cinta.

"Aku ini buaya darat loh..." katamu sambil tersenyum lebar. "Aku pernah punya lima cewek dalam waktu yang bersamaan..."
"Oooh jadi gitu ya?" tanyaku sambil mencubit pelan lenganmu. "Dasar buaya..." ujarku sambil tertawa renyah.
"Iya, semua itu cuma pelampiasan aja."

Hening.
Aku menatap wajahmu dari samping lekat-lekat. 

"Terus... sekarang... udah puas melampiaskannya?"
"Udah. Soalnya udah bukan waktunya lagi sih main-main."
Aku mengangguk-angguk. Dalam hati aku tersenyum. Walaupun saat ini aku belum bisa ngedapetin kamu, setidaknya kamu gak akan 'main-main' lagi nantinya.
"Sebenerya aku gak mematok kapan aku harus nikah..."
"Cuman?"
"Cummman... kalo untuk sekarang-sekarang aku sih belum siap nikah."
"Yaaa iyalah. Jalan kamu masih panjang kok! Masih umur 24 kan? Masih muda."
"Lagian kalo pengen pacaran sekarang...... takut 'nggak jadi' lagi nantinya."
Aku mengangguk. Aku mengerti maksudmu. Karena aku juga mengalami.
"Terus kamu sendiri? Gebetan kamu siapa siih?"
Mukaku mulai memerah lagi di tengah kegelapan lantai atas. Aku terdiam tanpa mengucap sepatah katapun. "Lahaciaaa..."
"Wuuu dasar! Yaaa, kalo kamu punya gebetan seenggaknya aku sebagai temen kamu juga seneng kalo kamu udah bisa merelakan 'yang kemarin'. Kita kan friend ya kan!" 

Aku menatapmu lalu mengangguk pelan. Aku masih tertohok dengan statement "KITA KAN FRIEND!". Someday, aku bakal ngerebut hati kamu lebih banyak supaya nggak ada "Kita kan friend" lagi di antara kita.

Saat kamu tanya gebetanku siapa, rasanya pingin aku kasih cermin besar di hadapanmu lalu berteriak, "NGACA AJA!" biar kamu sadar kalo orang itu ya kamu! Masalahnya aku gak punya cermin besar sih.

Kita berbincang cukup lama. Itu sudah cukup membuat aku makin klepek-klepek karena kamu. Apalagi saat aku memuji rambutmu.  

"Rambut kamu bagus ih yang belakang, panjang kayak buntut," ujarku sambil membelai rambutmu yang menutupi tengkuk. 
"Kemarin mah lebih panjaaang..."
Tiba-tiba handphone mu berdering. "Yen, aku disuruh pulang."
"Aaah bentar lagi dooong," rengekku.
"Ini udah jam 9.15, Yeyeeen, nanti keburu digembok aku-nyaaa. Besok deh. Besok aku main ke sini lagi yah."
"Aaah kamu mah lama ke sininyaaa."
"Beneran deh janji, ke sini lagi besok! Ngg... tapi ya nggak hari besok juga sih..."
"Aaahahah... tuh kaaan!"
"Pulang dulu yah..."
"Ya udah deh..." 

Lalu aku dan kamu menuruni tangga ke lantai bawah, setelah kamu berpamitan dengan orang tuaku, aku mengantarkanmu ke halaman parkir. Dan dengan helm full-face mu itu, kamu bener-bener mirip toge :D

Kamu tersenyum dan pamit kepadaku. Lalu... lalu malam itu begitu berkesan buat aku. Makasih yah, setidaknya udah menerima aku apa adanya sebagai teman (UNTUK SAAT INI). Untuk selanjutnya, kita liat aja nanti :) 

3 Agustus 2012.

Monday, 30 July 2012

"Lan..."

Untuk kamu yang menjadi jodoh dari 'Masa Laluku yang Terindah'...

Halo.
Apa kabarmu di sana dengan mantanku yang kini menjadi suamimu? Aku hanya ingin kamu tau saja. Kamu wanita yang beruntung. Semoga kamu menyadari hal itu. Ya, dengan segala kekurangan yang dia miliki, dengan segala bentuk rupa cinta yang diberikannya kepadamu, kamu tetap menjadi wanita beruntung karena memilikinya. Karena aku saja, yang berusaha bertahan untuk tetap di sampingnya, mencintainya lebih dari mencintai diri sendiri, melewati segala rintang dengan berbagai cara, melalui berbagai bentang jarak pun masih saja gagal mendapatkannya. Kamu beruntung.

Cintailah dia sepenuh hatimu Lan. Aku ikhlas. Sekalipun caramu berbeda dengan caraku mencintainya, cintailah dia sepenuh hatimu. Haha! Aku rasa aku pun percuma ya, mendiktemu untuk mencintainya sepenuh hati. Karena aku tau kamu pasti sudah melakukannya. Ya kan? Pasti. 

Berbahagialah dengannya.

Kalau kamu bertanya apa aku masih mencintainya... Iya. Masih. Tapi dia cintaku di masa lalu. Dan masa kini, beginilah caraku mencintainya. Mengikhlasnya untuk berbahagia sama kamu. Karena aku tau, sekarang yang menjadi kebahagiaannya adalah kamu dan anak kalian tentunya.

Friday, 27 July 2012

Kiat-kiat Berdamai dengan dan Merelakan Masa Lalu versi Megashofani

Akhir-akhir ini aku lagi keasikan move on, makanya lupa kalo pernah punya blog. Iya, aku berhasil say bye dengan masa lalu. Banyak orang merasa sulit untuk melupakan masa lalu. Sebenernya memang masa lalu nggak bisa dilupakan tapi masih bisa kok untuk direlakan. Iya apa iya? Aku tadinya (setahun yang lalu tepatnya) patah hati karena mantan-mantanku balikan sama mantan-mantannya, tapi dibalik semua itu ternyata dunia yang lebih luas, dewasa, ceria, menyenangkan, dan penuh warna masih menunggu. 

Baru putus? Atau susah melupakan masa lalu? Masih aja resah gelisah gundah karena si dia yang masih selalu aja memasuki pikiran dan hati kamu padahal doi sama sekali udah gak mikirin kamu? Gak masyalah~ Walaupun aku bukan klinik Tong Fang yang bisa mengobati hati kamuh #apasih, tapi aku punya beberapa kiat yang mungkin bisa juga kamu pake supaya perasaan risau karena si doi yang kini masih membayang bisa hilang.

START 

Start di sini ada 2: Kata Hati dan Niat. Dengarkan apa yang menjadi kata hati kamu, lalu jadikan itu target dan kemudian niatlah dengan sungguh-sungguh.

1. Kata Hati
Pertama-tama sebelum memulai semuanya, kamu harus jeli dulu: apa sih, yang hati kamu mau? Di saat kamu putus terus ada rasa pingin balikan sama doi mungkin teman-teman sekitar kamu bakal 'ngomporin' kamu, "Bener tuh! Putus aja. Gak usah balikan lagi blablabla~ Soalnya mantan kamu blablabla~" TAPI kamu sendiri masih ragu antara "balikan atau nggak ya?". Di sini, IKUTI KATA HATI kamu. Hati kamu yang tau, apa yang bener-bener kamu mau. Apapun hasilnya nanti, bahagia atau kecewa, at least itu pilihan hati kamu sendiri. Jadi gak ada kata menyesal. So, ikuti kata hati: mau balikan atau move on aja?

2. Niat
Niat itu penting loh! Semua usaha yang kita lakukan kalo tanpa niat, gak akan bisa nyentuh garis finish. Tentunya niat yang nggak setengah-setengah. Karena kalo setengah-setengah ya hasilnya setengah. Iya apa iya? So, niatnya mau gimana nih? Niatnya mau balikan sama si mantan hayuk! Move on juga hayuk! Pilih target dan di-niat-in! 

Aku pengen move on, tapi masih sayang masih penasaran pengen balikan sama mantan juga? Tapi pengen move on. Tapi pengen balikan. Tapi... Gimana dong?   

Coba inget-inget lagi apa sih masalah yang bikin kalian putus kemarin-kemarin? Sepelekah? Hanya karena berebut permen kah? Hanya karena kurang perhatian dan pengertian? Hanya karena di tiap SMSnya dia gak ngasih smiley ":)"? Kalau hal-hal semacam itu boleh aja balikan lagi. Dan kalo masih penasaran pingin balikan untuk mencoba kembali, silakan aja. Tapi, kalo perkaranya mengenai selingkuh, pelecehan kehormatan dan harga diri, mending gak usah balikan. Kalo dari awal sudah tidak saling menghargai dan menghormati, gimana nanti jadi suami-istri? 

Seandainya pengen balikan aku harus gimana? 

Ada beberapa point di sini:  Berdoa, Usaha, Percaya/Yakin, Memantaskan diri, Waktu dan Siap untuk segala kemungkinan terburuk. 

Berdoa
Berdoa ini penting. Semacam pondasi. Dengan berdoa, ini akan mempengaruhi keyakinan kita untuk melakukan usaha. Berdoa menurut kepercayaan dan bahasa masing-masing. 

Usaha
Kamu bisa mulai dari melakukan apa yang mantan kamu sukai. Mulai dari memberi perhatian sampe melakukan hal-hal yang butuh pengorbanan. Tentunya melakukan pengorbanan yang konteksnya positif. Misalnya nih: dulu sewaktu aku pingin balikan sama mantan, aku les gitar 3 bulan cuma pengen ngasih kado ulang tahun dia berupa video akustik. Hasilnya balikan gak? Gak sih. Soalnya doi udah punya cewek. Tapi doi bilang, "Kalo misalkan gue sekarang gak punya cewek, dengan semua yang udah lo lakuin ke gue, kita bisa banget balikan kayak dulu." Atau mungkin bisa juga kamu ngasih sesuatu yang dia suka tapi sesuatu itu buatan kamu sendiri. Misal dia suka kue kastengel, kalo kamu pengen ngasih, ya buatlah itu dari tanganmu sendiri. 

Percaya/Yakin
Percaya kamu bisa menarik hati dia kembali. Sugestikan saja hal yang baik-baik. Yang penting keyakinan yang kuat. Menumbuhkan keyakinan itu kayak menanam pohon. Pertama emang cuma tunas tapi kalau terus disiram dengan keyakinan demi keyakinan, dia bakal tumbuh besar dan itulah yang menjadi energi positif buat kamu. 

Memantaskan diri
Memantaskan diri di sini memantaskan diri yang seperti apa sih? Ini semacam instropeksi diri sih. Coba tanyakan lagi ke diri kamu sendiri, apa iya kamu udah pantes buat ngedapetin cintanya lagi? Kalo tadinya kamu diputusin gara-gara kamu egois terus sekarang kamu minta balikan dan masih egois, ya jangan harap dia mau balikan sama kamu. Gimanapun bentuk rupa cinta, cinta tetap butuh pengorbanan seperti mengorbankan sikap egois kamu.

Memantaskan diri ini banyak ragamnya sih. Bisa juga memantaskan diri secara fisik. Ya, aku tau mungkin kamu pengen dia nerima kamu apa adanya. Well, gak salah kok. Tapi menerima kamu apa adanya bukan lantas kamu SEADANYA juga dong! Sempurna itu gak mungkin, tapi lebih baik HARUS. 

Waktu
Beri dia waktu. Jangan mendesak dia untuk segera merasakan 'jatuh-cinta-lagi' dalam waktu singkat kepada kamu. Beri juga waktu kepada alam untuk berkonspirasi dengan doa, usaha, dan keyakinan kamu. 

Siap untuk kemungkinan terburuk

Nah bagaimanapun hasilnya, diterima kembali atau tidak, setidaknya kamu sudah berusaha. Kalau dia memutuskan untuk nggak balikan lagi sama kamu, ya sudah. Tapi kalau kamu masih mau mencoba sampai bosan ya silakan saja. Toh kalau dia memang untuk kamu, dia akan kembali pada waktunya. Tuntaskan segala penasaran dan harapan yang belum terjawab, lalu cari jawabannya.

Jangan sampe ketika kita sudah berjalan 'ke depan' tetiba masih muncul di benak, "Andai dulu aku ngajak dia balikan sekarang gimana yah? Aku bakal bahagia atau sebaliknya yah?". Karena penasaran sama hal yang udah berlalu gak akan ada gunanya. Jadi kalo sekarang masih penasaran sama harapan itu, ya silakan saja kejar sampai dapat. Sakit hati itu resiko. 

Di atas ini versi kalo mantan kamu belum punya 'pengganti' alias pacar baru. NAH! Sekarang gimana kalo mantan udah punya pacar baru lagi? Padahal masih sayang sama mantan?

Well, i feel you bro~ mungkin paragraf ini akan menjadi paragraf paling bejat di postingan ini karena aku bakal ngajarin kamu menjadi orang ketiga. YA, ORANG KETIGA. Kamu pengen balikan tapi cuma nungguin mantan putus sama pacarnya, YA KAPAN DAPETNYAAAA?! Gini yah, kadang ada beberapa hal yang gak bisa kita tunggu, tapi harus kita kejar. Selama mantan dan pacarnya masih PACARAN, IT'S OKAY. JANUR KUNING BELUM MELENGKUNG #GANYANTE. 

Kita punya HAK buat ngejar orang yang kita sayang dengan catatan yang dikejar belum memiliki ikatan resmi (nikah) dengan siapapun. Bukannya cinta itu ikhlas melihat dia yang kita cintai bahagia ya? Ya memang, tapi masalahnya situ UDAH IKHLAS BELOM?! HAHAHAHAH *ketawa setan*. Kalo belom, ya kejar aja! TOH, kalo gak diperjuangin dan move on duluan kamu gak tau hasilnya SEMISAL kamu memperjuangkan itu kan? Daripada penasaran? Pokoknya lakukan saja tips di atas: Berdoa, Usaha, Percaya/Yakin, Memantaskan diri, Beri waktu dan Siap untuk segala kemungkinan terburuk.

Kalo ternyata pada hasilnya mantan kamu setia sama pacar barunya, ya lapang dada lah. Hidupmu gak akan berakhir cuma karena tanpa dia. "Aku tak bisa hidup tanpamu" itu bohong. At least kamu sudah memperjuangkannya ya kan? :) Tapi kalo ternyata pada hasilnya mantan kamu berpaling pada kamu dan meninggalkan pacar barunya... selamat ya! Kamu berhasil tapi KARMA yang jadi resikonya. Ya, kalo pacar barunya diputusin kan udah jadi mantan, nah bukan gak mungkin mantannya bakal melakukan hal yang sama seperti kamu. Dan bukan gak mungkin kalo setelah kamu balikan lagi, hati pacar kamu sudah tidak sepenuhnya seperti sedia kala untuk kamu. 

Mega, aku udah ngelakuin semua tips di atas tapi doi masih belum juga ngasih jawaban. Gimana dong? 

KASIH WAKTU! Dan kamu harus sabar menunggu hasilnya. TAPI kamu harus punya batas kapan kamu tetap mau menunggu dan kapan kamu harus berhenti lalu move on. Kamu emang bisa menunggu, tapi WAKTU itu sendiri nggak bisa. Jadi bijak-bijaklah memakai waktu. Toh, kalau cintanya masih buat kamu, dia gak akan membuat kamu menunggu begitu lama. 

Mega, aku pengen balikan sama mantan pacar aku tapi dia udah nikah, gimana cara bikin dia balikan sama aku? 

Aduh bok jangan gila dong~ Kalo doi udah nikah dan hidup berdua dengan ikatan resmi, ya sudah WASSALAM. MOVE ON lah! Move on emang susah tapi bukan berarti gak bisa. Pokoknya kalo udah nikah mah tinggalin aja. Silaturahmi sih boleh, tapi kalo berniat untuk berhubungan lagi dengan perasaan mending gak usah. Cari penyakit namanya. Percaya deh, soalnya #truestory nih.

Terus gimana kiat-kiat move on nya?

Kalo emang niat move on, gampang-gampang susah! Gampang kalo kamu udah gak penasaran lagi dengan masa lalu kamu. Susah kalo kamu masih aja penasaran dengan masa lalu kamu, jadi kalo masih penasaran mending dituntasin aja dulu sampe dapetin jawaban dari rasa penasaran itu. Masih suka stalking timeline mantan yang sekarang udah punya pacar baru? Atau mantengin foto kalian berdua waktu masih mesra-mesranya? Terus baca-baca chat history tapi itu berujung pada rasa nyesek pada ulu hati? Gak masyalah~ Kadang kalian harus menghilangkan rasa sakit dengan cara menyentuh luka itu sendiri. Jadi kebalkan saja hatimu dengan menguntit timeline nya terus-terusan. :p

Point move on hampir sama kok dengan tips di atas. Beda dikitlah:  Berdoa, Usaha, Percaya/Yakin, Manjakan diri, Saling memaafkan, Beri Waktu, Buka hati, dan Fokus pada hal-hal baru.

Sebelumnya berdoalah. Memintalah kekuatan untuk melewati rasa yang begitu labil.

Dan usahalah! Kalo kamu biasanya dengerin lagu dengan musik sejenis Rumor - Butiran Debu coba deh dengerin lagunya Astrid - Lihat Aku Sekarang. Lirik dan musiknya bikin kamu semangat. Setidaknya ngebuat kamu berkeinginan menatap masa depan dan berusaha lebih baik! Yak! Intinya jangan dengerin lagu mellow, itu bakal berpengaruh sama perasaan kamu. Lalu sembunyikan semua barang-barang dari mantan di tempat yang jarang kamu tengok, di lemari yang jarang kamu buka, di manapun yang nggak terlihat sama kamu. 

Kemudian kamu harus PERCAYA DAN YAKIN kalo kamu BISA TANPA DIA. Percaya dan yakin 'di depan' banyak hal-hal yang lebih baik menanti. Kepercayaan itu mampu mendatangkan kenyataan. Jadi kalo kamu percaya semua bakal baik-baik saja, insyaAllah kedepannya tetap baik-baik saja. Percaya kalo akan ada yang lebih baik daripada di masa lalu. Toh kalau mendapatkan yang lebih baik, perpisahan pun gak akan jadi penyesalan bukan? 

Manjakan diri kamu selagi move on. Mungkin sewaktu pacaran kamu adalah pihak yang merasa sering korban hati, maka kali ini manjakan diri kamu sesekali. Carilah kebahagiaan-kebahagiaan kecil, seperti cake, coklat, makanan enak, shopping, hang out sama temen, nonton bioskop, daaan sebagainya. 

Maafkanlah masa lalumu dan dirimu. Manusia tempatnya khilaf, apapun yang masa lalumu perbuat dan menyakitkan, MAAFKANLAH. Maafkan juga dirimu sendiri, berdamai, dan menciptakan hari baru lagi.

Beri juga hatimu waktu. Waktu hampir menyembuhkan segalanya termasuk sakit hati. Karena seiringnya waktu, hatimu akan menemukan keikhlasan untuk merelakan yang berlalu. Jadi kalo memang belum bisa sepenuhnya beranjak dari masa lalu, ya biarkanlah! Nikmati saja prosesnya.

Kalau kamu merasa sudah jauh lebih baik dari keadaan sebelumnya, maka bukalah hati. Carilah/terimalah seseorang yang baru, yang bisa menjadi cerita baru dalam kehidupan kamu. Hiduplah dengan mereka yang menjadikanmu (salah satu) masa depan mereka :) 

Hidup ini kan gak cuma tentang CINTA! CE-I-EN-TE-AK! Jadi carilah fokus lain, fokuslah pada hal-hal baru. Mulai menulis misalnya. Kalopun masih ingin bergulat dengan romansa cinta, menulislah tentang cinta. Mulai mencari kegiatan baru yang menantang atau mengasah kreativitas juga boleh :D Carilah idola yang bisa menginspirasimu untuk berkarya :)

Well, gak semuanya itu berjalan dalam waktu singkat. Aku sendiri hampir 2 tahun berjuang untuk move on. Bergelut dengan takdir dan karma sudah biasa. Jatuh, terluka, bangkit, sampai bisa berdiri lagi, sampai kemudian jatuh lagi. Sakit memang, tapi semakin kebal, semakin kuat, semakin tahan ujian :D Pesan aku sih ya, kalo emang baru putus banget dari pacar, jangan cari pengganti. Kadang 'pengganti' itu cuma pelarian aja.  

Yang menakutkan adalah ketika kita merasa jatuh cinta kepada seseorang yang kita pikir kita cinta. Dan kalo itu terjadi, dan ternyata kamu sadar kamu gak secinta seperti yang kamu pikirkan, berarti kamu membohongi diri sendiri, hati bakal capek lagi. So, daripada cari pengganti. Kasih hatimu waktu untuk beristirahat, pulih, dan sembuh dari lukanya.

Yak sekian postingan dari saya! Yang mau nambahin tips-tips lain boleh juga loh! :D SELAMAT MOVE ON!

Tuesday, 19 June 2012

Rasa

Entah sampai kapan hatiku harus terus merasa terikat
Entah sampai kapan bayanganku tertarik oleh daya pikat
Untuk berkata-katapun tenggorokanku mulai tercekat
Aku mulai resah setiap kali dijemput oleh malam pekat

Kadang aku juga heran kenapa harus ada pertemuan antara aku dan kamu
Padahal bertemu kamu pun tidak sama sekali menjadi penyesalanku
Tapi toh, dipisahkan oleh manusia, keadaan, ataupun kematian
cepat atau lambat tetap akan berpisah pada waktunya bukan?
Hanya saja aku tidak mengira secepat itu.

Aku merasa bodoh. Dibodohi-bodohi oleh keadaan.
Aku bukan ingin belas kasihan.
Karena aku juga tidak menyedihkan.
Hanya saja masih heran...
Kenapa aku harus menjadi lemah.

Masa kehilangan kamu saja energiku melebur perlahan?

Thursday, 7 June 2012

We'll See.

Mereka tertawa.
Karena aku bukan siapa-siapa.
Mereka memandang penuh dengan rasa jijik.
Katanya aku tak bisa apa-apa.

Mereka menghakimi.
Seolah memahami.
Memang mereka itu siapa?!
Teman?

Remehkan saja aku.
Aku akan tercambuk, memang.
Lalu pada akhirnya selangkah lebih maju.

Remehkan saja.
Dan itu menunjukkan dirimu tidak lebih baik.

Remehkan saja.
Lalu buktikan, 
siapa yang menyentuh garis finish paling pertama.

Buat mereka yang asyik menghakimi sendiri, menilai sendiri, dan meremehkan sesuka hati. Kalian gak lebih maju satu langkah hanya dengan menghakimi. Kalian gak akan menjadi lebih besar dengan meremehkan. Aku tipe orang yang NGGAK TAKUT kehilangan teman, terutama yang sukanya menggurui, menghakimi, menilai, dan meremehkan, Watch your words.

Saturday, 2 June 2012

Me, Lollypop, and Balloons! ♥

"Kita berhenti bermain karena menjadi tua. 
Kita menjadi tua karena berhenti bermain."

Balon Gas ♥
Balon Pasar Malam ♥
Lollypop and Mega-Mouse ♥

Selamat Satu Tahun, Single!

NO! Aku merayakan satu tahun single ini bukan karena aku pingin single ini panjang umur :| Aku juga pingin kelak aku punya pendamping untuk mengisi sisa hidup dan tidak single seorang diri lagi. 

Jadi kenapa setahun single ini aku rayakan? Hmmm...


Aku merayakan karena aku bersyukur... SANGAT! Karena 2 Juni tahun lalu (2011) mata dan mata hati telah dibukakan Tuhan untuk mengambil jalan ini, menjadi single. Kenapa saya memilih single? Karena ternyata waktu terlalu berharga untuk dihabiskan dengan orang yang salah. Eh tapi jangan salah~ Biar single tapi aku juga berprestasi loh xD Berprestasi secara aku yang mutusin pacar aku duluan waktu itu, terus pas ada mantan cinta monyet yang ngajak balikan aku tolak dooong~ Terus gue harus bilang "WOW"? Terus urang kudu salto? Ya whatever~

Well, banyak pelajaran yang bisa aku ambil selama single bahwa, di antaranya: lebih baik sendiri daripada harus berada dalam hubungan yang salah, ada beberapa waktu dan kesempatan yang nggak akan kembali untuk kedua kalinya, bohong demi kebaikan itu nggak baik, setiap kesulitan pasti ada kemudahan, setiap luka pasti ada obat, setiap kehilangan pasti selanjutnya akan menemukan, dan setiap sesuatu yang terjadi pasti Tuhan memiliki alasan dibalik semua itu.

Aku merayakan setahun single ini karena aku bersyukur, single ini mendewasakan aku dan membuat mata aku lebih terbuka lebar menatap dunia! Mengubah pola pikir dan sudut pandang tertentu~ Mengubah Yeyen yang cemen menjadi berani dalam memilih keputusan. Yeah~ for all my ex... aku bukan Yeyen yang kemarin. Aku lebih kece dari sebelumnya, lebih menjadi diri sendiri dan semangat berkarya! Yeah~ B) #SinglePede. 
Dulu pipiku~ tak begini~
Untuk yang telah bahagia, berbahagialah :) Dan... aku masih belum selesai, masih belum bisa bangga, masih harus berjuang, aku masih harus memperjuangkan diri untuk menjadi pemeran di atas panggung. Iya, masih banyak yang harus aku raih :) So, terimakasih untuk semua luka yang diciptakan. Terimakasih Tuhan yang telah menguatkan. Saya begitu menghargai semua kesakitan berikut dengan kebahagiaan yang sudah diberikan. Alhamdulillah.

Sunday, 27 May 2012

Teruntuk Si Mas Koki Bread T*lk :)

Untuk kamu yang selalu berkutat pada adonan kue dengan wajah serius setiap aku melihatmu (bahkan tanpa kamu sadari), perkenalkan... aku pengagummu :) Terutama kagum dengan senyummu yang jarang diperlihatkan itu. Sangat. Kagum!

Malam ini begitu sepi. Bukan malam juga, aku lebih suka menyebutnya dini hari. Hening, dengan suara jangkrik kemudian suara kereta api melintas... rasanya begitu damai dalam keheningan, dan seringkali membuat aku flashback dengan kejadian di hari ini, yang baru saja kulewati.

Ngomong-ngomong tentang hari ini, aku melihatmu lagi. Di kotak itu. Kotak dengan dinding kaca di sebuah toko roti Bread T*lk, Solo Grand Mall. Kamu menggunakan topi kokimu, lalu masker hijau muda yang melekat menutupi mulutmu. Tapi dari bentuk matamu, tanpa harus membuka topi koki dan maskermu, aku tau... itu kamu.

Entah rasa apa yang ada di hatiku kini, tapi selalu saja berbunga-bunga setiap setelah aku melihat kamu. Di sana, bersama koki-koki yang lain membuat adonan kue. Aku melihatmu dari kejauhan. Memperhatikanmu. Sadarkah?

Kalau tidak salah, sudah terhitung enam bulan ini diam-diam aku menjadi pengangummu yang selalu menyempatkan diri beberapa kali untuk membeli kue dengan dalih agar bisa memata-mataimu, melihat kamu hanya untuk sesaat lalu kemudian pulang lagi dengan perasaan seperti orang yang baru saja memenangkan lotre. Entahlah... ada perasaan jatuh hati, gemas, penasaran, yang membuat hatiku girang dengan sendirinya.

Kekagumanku padamu berawal dari hal sepele sederhana.

Saat itu aku ingin membeli roti gandum untuk dietku lalu aku bertanya pada temanmu, “Roti gandum yang mana ya, Mas?”

Temanmu yang (sok) sibuk itu menjawab, “Oh, coba tanya Mas-nya yang itu,” jarinya menunjuk ke arahmu yang sedang fokus dengan oven panggangan kue.

Aku menuju ke arahmu. “Roti gandum yang mana Mas?” tanyaku dengan senyum sumringah.

Kamu juga sama saja. Terlihat (sok) sibuk dan menjawab, “Coba tanya Mas-nya itu,” katamu sambil menunjuk temanmu yang baru saja kutanyai.

“Tadi Mas-nya yang itu suruh nanya ke sini, sekarang Mas yang ini nyuruh lagi tanya ke Mas itu,” aku protes.

Lalu kamu tersenyum. Senyummu memberi kesan bahwa kamu begitu sabar. Kamu lalu mengambilkan kue gandum yang kumaksud. “Mau dipotong?”

“Enggak deh, langsung gini aja.”

“Oh ya udah bisa langsung ke kasir,” jawabmu sambil tersenyum. Dan seketika aku ‘meleleh’ karena senyumanmu. Demi Tuhan, kamu begitu manis! Mungkin aku bisa diabetes hanya karena lama-lama melihatmu. Kalau di FTV, mungkin di rambutku sudah terbang-terbang diberi efek angin berhembus.

Aku sedikit bengong, untungnya cepat tersadar dari adegan ‘meleleh’ karena senyumanmu,

“Oh dibawa gini aja ke kasirnya?”

“Iya, gitu aja.”

“Oh.”

Mas koki Bread T*lk yang ganteng, saat kamu membaca ini, aku nggak tau apa aku membuat kesalahan karena menuliskan ungkapan isi hati ini, karena aku pun nggak tau ada wanita yang mengisi hatimu atau tidak, kamu memiliki pacar atau tidak. Sebenarnya itu bukan perkara sih untukku. Yang jelas, aku mengagumimu secara mendalam dengan caraku sendiri. Dan sudah lama ingin mengungkapkan perasaan ini. Iya, hanya sekedar mengungkapkan. Bukan kejahatan kan? Tidak salah kan? :)

Aku tidak mampu mengungkapkan dalam lisanku. Itu begitu membuat lidahku kelu. Bahkan namamu pun aku tidak tau. Rasanya aku akan terlihat konyol bila ingin memaksakan diri berkenalan denganmu dengan cara menerobos dapur Bread T*lk lalu mengajakmu salaman yang saat itu menggunakan sarung tangan... sedang membuat adonan kue pula. Nggak mungkin... :D

Kalau kamu menyadarinya, aku selalu mencuri-curi pandang melihatmu, lalu tersenyum simpul karena kegirangan dengan sendirinya. Kamu tau? Hatiku sedang meledak dan dengan sekuat tenaga aku meredamnya. Apalagi ketika aku menatap dirimu dan matamu juga melihat ke arahku (atau mungkin temanku). Entah apa yang ada di pikiranmu saat itu tentang diriku, baik atau buruk, atau membatin aneh ketika melihatku. Yang aku tau dadaku seperti ada kembang api yang meletup-letup di dalamnya.

Ah, kamu lucu ketika sedang mengadoni kue, seperti anak kecil yang sedang membuat mainan ‘malam’ dengan wajah inosenmu. Ingin rasanya mencubit pipimu itu.

Dengan tulisan ini, aku tidak menginginkan apapun dari kamu. Aku hanya ingin kamu baca dan kamu tauuu... aku mengagumi kamu! SANGAT! Bahkan ketika kamu lupa untuk tersenyum, serius berkutat membuat adonan kue... ah, sosokmu tetap terlihat berbeda dan menawan dengan caramu sendiri, dimataku.

Entah kapan kamu akan membaca tulisan ini, yang jelas... ini aku, gadis yang tembem dan bunder dari ujung rambut sampai jempol kaki, yang mengirimimu surat...
Ini aku, yang sering memperhatikanmu diam-diam, yang berharap kamu tersenyum sedikit walaupun senyum itu untuk temanmu (karena aku ingin melihat senyummu lagi, lagi, dan lagi!), yang mencuri-curi pandang denganmu, yang... yang... yang... yang mengagumimu, dan yang mungkin akan menggunakan topeng ketika ke Bread T*lk setelah mengungkapkan isi hati lewat tulisan ini. 

Hahaha, sebenarnya aku malu :D Bagiku ini tidak lazim seperti biasanya aku. Tapi rasanya tidak tahan juga bila tidak diungkapkan.

Aku tau aku bukan siapa-siapa. Sama sekali belum tau tentang kamu malah! Aku cuma penggemar rahasia (yang tidak rahasia lagi sekarang), yang selalu mengamatimu dari jauh. Semoga kamu membacanya, semoga kamu membacanya, semoga kamu membacanya! Dengan tulisan ini, aku tidak menginginkan apapun selain pemahamanmu tentang apa yang aku maksudkan dalam surat ini. Hanya tentang pengungkapan rasa yang tidak mampu aku ucapkan secara lisan. Aku hanya ingin kamu tau, bagiku kamu dan tampang seriusmu ketika membuat adonan kue itu... mengagumkan! :)

Dini hari, pukul 3.56
Otak tak mampu mengendalikan pikiran...
Untuk tidak memikirkan senyummu yang jarang diperlihatkan itu :)


Megashofani.