Rabu, 12 Desember 2018

Kebaya Modern untuk Si Tubuh Berisi

"Lengan kebaya kamu lucu banget ada pitanya! Beli di mana?"

"Lho, ada rok plisket ukuran besar gitu? Pasti mahal, ya?!"

Berawal dari pertanyaan-pertanyaan itu, aku jadi semangat bikin ulasan kebaya modern di sini. Hmm, sejak awal Desember sampai awal Januari memang sudah banyak undangan pernikahan menanti. Otomatis, jadi pergi kondangan sana-sini. Cieee, selamat dulu deh, buat pasangan-pasangan yang berhasil meresmikan hubungannya.

Namun, tampaknya bukan calon pengantin aja yang ribet memilih busana, yang mau kondangan pun ikut pusing mau pakai kostum apa. Pastinya pengin dong, sebagai tamu juga terlihat kekinian dan tetap elegan? Apalagi bagi wanita bertubuh berisi/gemuk, mencari baju kondangan sering kali terasa sulit. Eh, tapi sekarang nggak perlu khawatir lagi, karena Bukalapak menyediakan banyak pilihan kebaya modern berukuran besar!

Kebaya modern yang kubeli pun modelnya beragam. Ada kebaya lengan lonceng, kebaya brokat polos, rok jarik wiru, dan rok plisket. Barangkali kamu yang bertubuh subur sedang mencari referensi kebaya modern, simak ulasanku berikut, yuk!


1. Kebaya Merah Lengan Lonceng
Selain warnanya merah, yakni favoritku, modelnya pun terlihat sungguh asyik. Lengan lonceng yang katanya pantangan untuk orang berbadan subur kurasa tidak berlaku karena justru ini yang bakal bikin kamu makin kece! Lihat aja sematan pita di samping, membuat lengan lonceng terlihat semakin manis!
Untuk bahan brokatnya termasuk tebal dan halus. Keseluruhan kebaya juga sudah menggunakan furing, jadi tidak perlu menggunakan kemben lagi. Praktis, elegan, dan kekinian. Bagi kamu pecinta aksesori, menggunakan kalung sepertinya kurang tepat melihat kebaya ini memiliki kerah berbentuk V. Sebagai gantinya, kamu bisa menyematkan bros tiga susun tepat di kancing pertama untuk mempercantik kebayamu.
Atasan kebaya (sejenis) ini dijual dengan kisaran harga 80.000-200.000 rupiah. Menurutku harga yang terjangkau untuk sebuah kebaya sudah jadi. Karena jika membuat kebaya sendiri, kamu harus menyiapkan kain brokat, kain furing, dan ongkos jahit. Lebih menguras kocek dan waktu, bukan?


2. Rok Jarik Wiru
Yang instan itu memang lebih praktis dan menggiurkan, deh! Contohnya rok jarik wiru di bawah ini. Berbeda dengan pemakaian kain jarik biasanya, rok jarik wiru bisa kamu pakai seperti memakai rok biasa. Bahan yang cukup tipis dan menyerap keringat membuat rok jarik instan cocok dikenakan pada acara siang hari.
Ngomong-ngomong, kalian tahu belum kenapa disebut rok wiru? Wiru adalah lipatan-lipatan pada kain, seperti yang kita lihat pada tengah rok di gambar atas. Batik Solo berbahan katun primis ini sangat elegan jika kamu padankan dengan atasan kebaya model apa pun, lho! Warna dasar hitam yang netral juga membuatnya bisa bersanding dengan atasan berbagai warna.

Dengan harga kisaran 80.000-140.000 rupiah, rok jarik wiru ini sudah bisa jadi milik kamu! Selain terlihat cantik, membeli batik juga menjadi salah satu upaya mendukung pengrajin-pengrajin batik Indonesia. Wih, mantap, kan? Jadi, tunggu apa lagi? Cari motif rok instan wiru yang 'kamu banget' sekarang juga!


3. Kebaya Brokat Polos
Atasan brokat kali ini bahannya cukup tebal, tapi agak kasar, sedikit kaku, dan tanpa furing. Kamu masih perlu kemben atau tank top, karena atasan brokat ini memiliki bahan terawang. 
Bagi kamu yang suka merasa geli dengan sensasi tekstur brokat menempel di kulit, atasan jenis ini tidak kurekomendasikan untuk acara siang hari. Kecuali, acara yang kamu hadiri memiliki pendingin ruangan. Atasan brokat ini cukup murah, karena bisa kamu tebus hanya dengan 80.000 rupiah.


4. Rok Plisket Kamboja
Bisa dibilang, rok plisket adalah model bawahan favoritku. Harga terjangkau, fleksibel, elegan, dan yang terpenting: nyaman banget!
Hanya merogoh kocek 65.000-80.000 rupiah, kamu sudah bisa membungkus rok supernyaman ini. Sebenarnya sempat skeptis karena lebar rok plisket tidak sampai 30 cm sebelum dipakai. Memang, sekilas ukuran rok plisket terlihat kecil, tapi lipitan-lipitan (plisket) ini akan membuatnya mengikuti bentuk tubuhmu.

Sebagai informasi, lingkar rok plisket saat melar mencapai 135 cm, lho. Solusi praktis bagi wanita berpinggul besar yang suka bawahan anti ribet. Soal bahan tidak perlu diragukan. Berbahan satin silk, rok plisket dengan banyak pilihan motif siap membuat tampilanmu makin menawan. Hmm, makin semangat kondangan, deh!


Untuk padu padan, aku lebih suka atasan kebaya lengan lonceng dipasangkan dengan rok jarik wiru, karena gabungan keduanya memberikan kesan ceria. Karena model yang semi-formal, setelan ini hanya kupakai untuk menghadiri acara penting keluarga. 
Untuk menghadiri undangan pernikahan teman, aku lebih suka mengenakan atasan brokat hitam dipadu rok plisket. Selain terkesan lebih santai, warna monokrom adalah jalan pintas bagiku yang malas ribet.
Dari kedua setelan kebaya di atas, menurutmu mana yang paling bagus? Kasih tahu, ya... atau kalo kamu punya rekomendasi model dan motif kebaya modern yang cocok dengan Si Tubuh Berisi, boleh banget tulis di kolom komentar.

Yang terakhir dan tidak terlupa, bagaimanapun bentuk tubuhmu saat ini, tidak perlu takut atau malu untuk berkreasi dengan busana. Berikan senyum dengan percaya diri karena berawal dari sana lah cantik yang sesungguhnya. 

Sekian ulasanku mengenai kebaya modern. Semoga ulasan ini bermanfaat bagi teman-teman. Ulasan keren lainnya bisa kalian temukan di BukaReview rubrik Fashion. Nah, karena udah nggak bingung mau pake baju apa ke kondangan, buruan cari Kebaya Modern versimu! Percaya deh, cari kebaya modern di Bukalapak lebih gampang daripada cari kesalahan diri sendiri. Gak percaya? Buktiin aja!


Salam,
Mega Shofani.

Selasa, 04 Desember 2018

Bali dan Memori

Sebenarnya momen liburan ke Bali udah terlewat cukup lama, sekitar April 2018. Namun, tak ada salahnya jika kutulis ulang di sini, ya. Kelak, jika aku ingin mengenang semua, tinggal kubuka blog ini. Megablog, kutitipkan cerita ini di sini, ya :)

Sebelumnya aku mau kasih tau tentang sesuatu yang sebenarnya sangat pribadi, tapi demi kelengkapan cerita ini, aku akan memberikan sedikit cuplikannya. Jadi, jauh sebelum liburan ke Bali ini, sejak 2014, aku dan Papaku memang tidak akur karena suatu hal. Tidak pernah ngobrol, bicara, apalagi bertegur sapa. Aku tahu aku macam anak bangsat nggak tahu diri, nggak tahu diuntung, dan durhaka.

Aku tahu aku salah. Seburuk-buruknya orang tua, tetaplah orang tua. Bagaimanapun beliau adalah Papaku, yang sudah mempertaruhkan nyawa, mengorbankan seluruh tenaga dan waktunya untuk membesarkanku. Dalam hati kecilku, sesungguhnya aku merasa telah membuang 4 tahun berharga hanya untuk membenci Papaku sendiri dan aku tidak mendapatkan apa-apa dari hal tersebut.

Seiring berjalannya waktu, aku memang sudah tidak memiliki perasaan benci terhadap Papaku, tapi aku masih belum meminta maaf atas sikapku.

Sampai suatu hari, sekitar awal Februari buku keduaku yang bejudul Kilovegram terbit. Pendek cerita, buku keduaku ini memuat cerita tentang gadis bertubuh plus size dan segala permasalahannya. Di lain waktu, seorang founder komunitas wanita plus size--sebut saja RR, kuambil huruf depan dan belakang namanya, mengirimiku pesan: "Mega, mau kubuatkan talkshow nggak di Jakarta?"

Dibikinin talkshow! Siapa yang nggak mau?! Langsung aku jawab, MAU! 

Nah, isu kalo aku bakal dibikinin talkshow oleh RR ini sudah merebak di keluargaku. Yang membuatku ingin menangis, Papaku memanggilku dan bertanya, "Katanya kamu diundang untuk talkshow? Tanggal berapa? Nanti Papa biar pesan tiket untuk kita semua dan berangkat sama-sama."

Papaku, seseorang yang kukira sama sekali tidak peduli, justru seseorang yang pasang badan paling depan untuk membesarkan hatiku. Kehidupanku memang baik-baik saja, tapi dunia "orang dewasa" alias realitas membuatku merasa begitu kecil dan lemah. Sampai hari itu, Papaku membuatku merasa, "ternyata aku tidak sendirian. Orang tuaku masih ada untuk aku. Sebelum atau sesudah menikah, bagi mereka aku tetap anak manja dan belum bisa apa-apa tanpa mereka." Sejak saat itu aku bertekad, tidak peduli betapa buruknya orang tuaku, yang perlu kulakukan hanyalah berbakti kepada mereka.

Kembali ke soal talkshow, setelah diskusi beberapa hari dengan RR, aku tidak dihubungi lagi untuk kelanjutan acara alias RR tidak memberi kabar sama sekali. Sedangkan acara sudah mendekati hari H. Semakin mendekati hari H, aku yakin kalau aku harnya korban harapan palsu.

Ternyata, hal ini dibenarkan oleh temanku yang pernah bekerja sama dengan RR, bahwa RR memang PHP alias pemberi harapan palsu. Pada kasus temanku, RR pernah memesan desain dan baru membayarnya tiga bulan kemudian. Di lain waktu, dia memesan desain lagi dan setelah desain tersebut jadi, dia mengembalikan gambar ke temanku karena meminta revisi. Setelah revisi diberikan, temanku tanya untuk kelangsungannya, tapi RR tidak memberi tanggapan sama sekali. Dengan kata lain, temanku di-PHP-in.

Yang aku heran, RR ini juga menelurkan buku, lho! Punya karya, tapi tidak menghargai karya. Well, dia juga seorang influencer plus size cukup ternama. Lalu apakah semua hanya topeng? Karena melihat perilakunya, sungguh jauh dari caption menginspirasi yang sering ia tulis di Instagram. Hmm.

Sesungguhnya aku malu, tapi mau tidak mau harus kuumumkan pada keluarga bahwa talkshow itu batal. Eeeeh, malah rencana ke Jakarta berubah menjadi ke Bali.

Jujur, aku antusias banget! Karena selain aku sudah baikan dengan Papa, ke Bali bersama kedua orang tua seperti masuk ke dalam mesin waktu. Seperti mengulang masa kecilku.
Lupa tahun berapa, tapi yang masih jelas kuingat adalah perasaan senang karena liburan bersama.

Bagiku momen terbaik tahun ini (sekalipun tahunnya belum habis) adalah ke Bali bersama sama keluargaku pada tanggal 16 April 2018 lalu. Selain kebersamaan yang sudah lama tak kurasakan, ini juga pengalaman naik pesawat lagi setelah 9 tahun lalu, saat Papa pensiun dari Freeport.

Bagiku Bali bukan hal baru. Sejak kecil Papa dan Mama sudah sering mengajak ke Pulau Dewata, mulai dari yang cuma transit sampe yang nginep hitungan minggu. 

Terima kasih ya Papa dan Mama, untuk seluruh pengalaman menyenangkan yang terjadi dalam hidupku. Mungkin semua tidak akan terulang, tapi setidaknya masih bisa kukenang. Terima kasih untuk semua kebahagiaan dan jasa-jasa yang tak akan pernah bisa kubalas walau hanya seujung kuku. Maafkan anakmu yang bodoh, gegabah, dan terburu-buru ini. Liburan bersama ke Bali kemarin membuatku sadar, aku gak bisa hidup sendiri tanpa kalian. Andai kalian tahu, sesungguhnya aku berada dalam ketakutan andai 'hari itu' datang, hari di mana kalian tidak di sisiku lagi. Semoga Tuhan selalu memberikan kalian, kedua orang tuaku, perlindungan.

Daaaaaan... inilah hasil jeprat-jepret seadanya saat perjalanan ke Bali:
Foto bersama dulu di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta
Mau naik pesawat foto dulu, dong!
Ini pengalaman pertama anakku, Rhea dan suamiku, A Imong naik pesawat. A Imong antusias banget! Cuma Rhea agak takut, tapi setelah pulang dari Bali malah ketagihan minta naik pesawat lagi!
TOUCH DOWN BALI! 
Tanjung Benoa
Rhea dan Mama Sun bergaya bersama rhyno, area pintu keluar GWK
Me and Beautiful Uluwatu
Jalan tikus menuju Pantai Padang-padang
Besoknya lanjut Pantai 66 (Double Six)
Malemnya ke Jimbaran tapi udah mau tutup :(
Besok lagi OTW pulang Solo, deh!
Yah begitulah secuplik tentang Bali dan Memori. Semoga di lain kesempatan kami bisa berkumpul kembali :)



Salam,
Megashofani.

Rabu, 30 Mei 2018

Blog Review & Photo Challenge KILOVEGRAM

Masing-masing dari kita pasti punya keresahan mengusik benak seperti yang Aruna rasakan dalam TeenLit Kilovegram. Namun, apakah kamu tetap berdiam diri atau mencari cara untuk menjawab keresahan tersebut?

Sebelumnya cari tahu tentang TeenLit Kilovegram di:
 
-------------oOo-------------
Kabar gembira untuk kamu yang sudah maupun belum punya buku Teenlit Kilovegram! Ada Blog Review dan Photo Challenge berhadiah, nih~ 
POSTER YANG HARUS KAMU RE-UPLOAD/RESHARE/REGRAM/REPOST DI TWITTER ATAU INSTAGRAM. BISA AMBIL GAMBAR DI PINNED TWEET (TWITTER) ATAU DI PROFIL @MEGASHOFANI (INSTAGRAM)
GIMANA CARA IKUTANNYA?
Mohon baca dengan teliti sampai habis ya, Darling~

BLOG REVIEW KILOVEGRAM
Syarat & Ketentuan:
  1. Memiliki alamat pengiriman Indonesia
  2. Follow akun Twitter @megasofunny & @bukugpu.
  3. Repost poster “Blog Review & Photo Challenge KILOVEGRAM” di akun Twitter-mu dengan tagar #Kilovegram #FiksiGPU #TeenLitGPU
  4. Selama periode blog review challenge akun Twitter tidak private/digembok.
  5. Membuat review "Kilovegram" di blog masing-masing (pilih salah satu: blogspot, wordpress, goodreads, facebook note). Buatlah review yang menarik dan lengkap (mengulas kelebihan & kekurangan).
  6. Panjang review minimal 400 kata.
  7. Sertakan 1 (atau lebih) foto pendukung yang menarik sesuai review.
  8. Share link blog review milikmu di Twitter dengan format: Review TeenLit #Kilovegram - [URL postingan-mu] - mention @megasofunny

KHUSUS PHOTO CHALLENGE: #BARENGKILOVEGRAM & FLAT LAY yang diikutkan challenge ini, tanggal publikasi/postingan WAJIB SESUAI PERIODE CHALLENGE: 1-30 Juni 2018.

PHOTO CHALLENGE: #BARENGKILOVEGRAM
Syarat & Ketentuan: 
  1. Memiliki alamat pengiriman Indonesia. 
  2. Follow akun Instagram @megashofani & @bukugpu
  3. Repost poster “Blog Review & Photo Challenge KILOVEGRAM” di akun Instagram-mu dengan tagar #Kilovegram #FiksiGPU #TeenLitGPU 
  4. Bukan akun khusus giveaway. 
  5. Selama periode photo challenge akun Instagram tidak private/digembok. 
  6. Bagi yang SUDAH PUNYA buku Kilovegram:
  • Unggah fotomu bersama buku Kilovegram (selfie, candid, atau buat yang kreatif dan keren versimu sendiri).
  • Isi caption dengan kesan dan pesan singkat/mini review setelah membaca Kilovegram. 
  • Beri tagar #KilovegramBuku, tag @megashofani & @bukugpu. 
     7.  Bagi yang BELUM PUNYA buku Kilovegram:
  • Unggah fotomu bersama display buku Kilovegram di toko buku. 
  • Isi caption dengan lokasi foto dan alasanmu pengin punya buku Kilovegram. 
  • Beri tagar #KilovegramDisplay, tag @megashofani & @bukugpu. 

PHOTO CHALLENGE: FLAT LAY KILOVEGRAM
Syarat & Ketentuan: 
  1. Memiliki alamat pengiriman Indonesia. 
  2. Follow akun Instagram @megashofani & @bukugpu
  3. Repost poster “Blog Review & Photo Challenge KILOVEGRAM” di akun Instagram-mu dengan tagar #Kilovegram #FiksiGPU #TeenLitGPU 
  4. Bukan akun khusus giveaway. 
  5. Selama periode photo challenge akun Instagram tidak private/digembok. 
  6. Unggah foto flat lay buku/e-book Kilovegram hasil karyamu sendiri di Instagram. 
  7. Isi caption dengan kesan – pesan singkat/mini review setelah membaca Kilovegram. 
  8. Jangan lupa beri tagar #FlatLayKilovegram, tag @megashofani & @bukugpu.
-------------oOo-------------

HADIAHNYA?

KLIK UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR
Oke, sekian... kutunggu ulasan dan kreasimu, ya. Lumayan lho hadiahnya, bisa buat beli buku lain yang jadi incaranmu! Kalau masih kurang jelas, tinggalkan pertanyaanmu di kolom komentar atau langsung kirm pesan lewat Twitter/Instagram. Sampai jumpa!


Salam,
Mega Shofani.

---------------------------------oOo---------------------------------
TeenLit Kilovegram sudah tersedia di toko-toko buku terdekat di kotamu, ya! Kamu juga bisa beli Kilovegram secara online dengan diskon menggiurkan di: BukaBuku, BukuKita, BukuBukuLaris, atau kamu bisa langsung beli di aku, ya! Silakan mention Twitter: @megasofunny.