Tampilkan postingan dengan label Long Distance Relationship. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Long Distance Relationship. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Juni 2014

TELAH TERBIT! TeenLit Pertama: LOVE APART

Alhamdulillah!

Olalaaa~ Girls, guys, and gaaays!

Akhirnya setelah menunggu hampir tiga tahun dalam penantian, novel (teenlit) yang aku tulis pada tahun 2011 ini terbit juga di tahun 2014 dan penantian panjang tersebut pun berbuah begitu manis. Terima kasih, Tuhan. Terima kasih, Mama, hubby, bro, and sis. Terima kasih Gramedia, Kak Vera, Kak Nindy, dan tim ilustratornya. Akhirnya dengan perasaan lega aku bisa mencentang salah satu dari daftar impian dalam buku mimpi yang aku buat sendiri, yaitu: melihat buku hasil karyaku terbit dan terpajang di rak toko buku. Bukan mimpi yang berlebihan jika kita mengusahakannya, bukan? Dan rasanya... gak ada sesuatu yang terasa biasa kalau kita sudah menantikannya begitu lama. Iya, begitulah rasanya, ketika tau novel ini mau terbit.

Dan... ini adalah teenlit yang aku tulis sebagai pembuktian bahwa putus cinta bukanlah akhir dari segalanya (karena buku ini ditulis setelah putus cinta dan galau berkepanjangan. 
 
GALAU MEMBAWA BERKAH, 
GALAU PRODUKTIF, 
GALAU ELEGAN #gariskeras).
Ini penampakannya, JENG JENG!


Love Apart

Love Apart bercerita tentang sepasang kekasih (Qunti dan Seta) yang berhubungan jarak jauh, yang mengawali hubungan mereka lewat dunia maya dan kopi darat (ketemuan). Singkat kata LDR, Long Distance Relationship, dimana jarak menjadi tolak ukur kesetiaan keduanya yang menutut selalu percaya, jujur, pengertian, dan kesabaran tingkat dewa agar hubungan tetap stabil harmonis. Namun seperti yang kita ketahui, hubungan jarak jauh tidak pernah berjalan mulus, bukan? Boro-boro yang jarak jauh, bahkan yang jarak dekat saja hubungannya gonjang-ganjing tidak karuan.

Tidak hanya perkara jarak, ada lagi perkara tentang ketiga sahabat Qunti yang selalu menggoda supaya Qunti cari pacar lagi, mereka Brenda, Leni, dan Tania. Mereka bertiga getol sekali membuat prinsip Qunti goyah, mulai dari pamer acara ngedate malam mingguan bersama pacar-pacar mereka, sampai mengenalkan cowok-cowok kece nan keren pada Qunti. Tapi Qunti tetap pada pendiriannya untuk mempertahankan hubungannya, walaupun kupingnya sudah melepuh mendengarkan saran sahabat-sahabatnya. Sampai suatu hari datanglah sesosok yang begitu membuat Qunti selalu nyaman berada di sampingnya, Nugi. Disinilah Qunti diuji. Disela-sela hubungannya dengan Seta yang kian merenggang oleh jarak, apakah ia bisa menjaga hatinya dari Nugi? Cuma “Love Apart” yang tau jawabannya. Beli yuk, teman-teman!

Ngomong-ngomong, kenapa bukan Long Distance Relationship aja sih, judulnya? Pada awalnya naskahku ini memang berjudul Long Distance Relationship, mengingat di tahun 2011 judul tersebut masih jarang yang memakai (setelah googling sana-sini). SERIUSSS, deh! :’( Tetapi eh tetapi, jderrr! Tahun 2012 dan selanjutnya bermunculan begitu banyak judul serupa. Sebenarnya pada tahun-tahun tersebut ketika buku dengan judul-judul serupa bermunculan, dalam hati aku sudah membatin, “Wah, novelku kalah cepet terbitnya…”

Tapi ya udah, lah. Biar gak mainstream, akhirnya Long Distance Relationship diubah menjadi Love Apart. Tapi jujur aja sih, aku malah lebih suka “Love Apart”. Lebih hemat tenaga aja ngucapinnya. Ini yang perlu kalian ketahui: karena Love Apart ditulis pada tahun 2011 (dimana gueeeh masih labil-labilnya, galau-galaunya, dan minim pengetahuan tentang kepenulisan), jadi mohon maaf kalo ada kekurangan-kekurangan di dalam penulisannya dan sangat menerima kritik pedas membangun untuk debut novelku ini.

LOVE APART bisa juga langsung kamu review sejujur-jujurnya di Goodreads, lho! Cus dimari https://www.goodreads.com/book/show/22195965-love-apart.

Oya, untuk informasi, Love Apart diterbitkan oleh Gramedia pada tanggal 5 Juni 2014, berisi 208 halaman, dan harganya Rp48.000,-. Soal pertanyaan, “Kenapa sih, tokohnya namanya Qunti? Emang gak ada nama lain? Kok serem banget namanya?” Sebenarnya Qunti adalah nama tenar (ah elaaah ‘nama tenar’) jaman masih chatting di bing, mini friday, clubcooee, nimbuzz, dan beberapa aplikasi chatting lain. Nah, karena tidak bisa dipungkiri Love Apart ini memang ada beberapa bagian dari kisah nyata, ya aku pakai saja nickname Qunti-ku itu. Dan gak nyangka juga, ternyata novelku diterima. Sekali lagi, terima kasih tim penerbit :)

Jadi buat kamu, kamu, kamu yang baru mau LDR, lagi LDR, kelar LDR-nya, dan sedang diuji kesetiannya oleh jarak, yuk dibungkus LOVE APART-nya dari toko-toko buku terdekat di kotamu. Yey yey yey! Mari memajukan karya sesama (mantan) pelaku hubungan jarak jauh! #uhuk

Ciao!