Thursday, 26 January 2012

Everlasting Love is Everlasting

Jari-jari ini saksi bisunya. Saksi bisu kita ketika menjadi peran dari sebuah cerita tentang dua hati yang (dahulu pernah) 'satu'.

Dunia mempertemukan kita dengan cara lucunya, lewat kata yang terhantar oleh aplikasi chatting dunia maya, dunia kecil dalam benda tanpa nyawa, handphone. Cinta itu begitu sederhana... hanya dengan kata yang mengalir lalu mengantarkan aku pada rasa. Rasa cinta.  

Kalau boleh melihat ke belakang, tepat di tanggal inilah pada tiga tahun yang lalu (26 Januari 2009) aku mengenal rasa cinta dari seseorang yang bahkan aku belum tau wujudnya. Cinta itu memang aneh. Datang tanpa permisi, mengambil hati. Cinta itu memang aneh. Hinggap pada entah siapa, dimana, dalam keadaan bagaimana.

Cinta tau cara menjerat hati. Ia menghampiri lewat gelak tawa, membuat jatuh cinta dengan canda. Perkenalan kita singkat. Kenal, ngobrol, bercanda, tertawa, bahagia, cemburu... voila! Jatuh cinta.


Kamu: "Aku sayang sama kamu. Mau gak kamu jadi cewek aku?"
Aku: "Mau..."
Kamu: "Yess"
Aku: "Mau... nggak yaaa...?"
Kamu: "Anjir..."

Masih terngiang sampai sekarang, kalau boleh aku pingin Tuhan memutar ulang =))


Bagus Seta Anthony... gak pernah ada penyesalan ketika aku mengenal kamu. Kamu bukan kesalahan, dan gak pantas untuk jadi penyesalan karena aku tulus mencintai kamu. Aku tulus.

Aku rindu kamu. Aku masih bertahan dalam rasa. Rasa yang mungkin menyiksa aku sendiri pada akhirnya. Seandainya kita belum putus, seharusnya hari ini umur hubungan kita 3 tahun. Tapi sayang, hanya sebatas "seandainya".

Bertemu kamu adalah hadiah, dicintai kamu adalah anugerah. Sekalipun aku gagal untuk memiliki kamu seutuhnya tapi aku selalu berterimakasih karena diberi kesempatan berada dalam duniamu.

Berbaring di kasur, hanya dengan menelponmu lalu mendengar suaramu yang terasa begitu dekat... itu yang aku sebut bahagia. Cinta memang sederhana. Bahkan ketika kamu bersamanya aku masih mencintaimu dalam doa. Entah, aku bertahan tanpa alasan membiarkan rasa ini mengalir begitu saja.

Aku sendiri bingung, kita bukan lagi 'satu' tapi aku masih menunggu padahal aku tau waktu terus memburu. Aku sadar, suatu hari aku tak akan lagi punya waktu untuk meneruskan penantian. Aku sadar. Aku sendiri sampe sekarang belum mengerti mengapa aku meneruskan perasaan ini. Gak semua pertanyaan memiliki jawaban, gak semua rasa memiliki alasan. Dan... Kata 'kangen' kadang gak bisa mengungkapkan rasa kangen itu sendiri.

Aku sadar siapa aku sekarang di mata kamu. Aku tau di mata kamu 'aku' udah gak sama lagi. Aku sadar posisi aku sekarang. Aku udah dewasa Seta. Aku udah dewasa. Aku bukan lagi abege yang ngambek lantaran kamu bilang pahaku gede =)) *Masih inget gak waktu kita beli sate terus kamu bilang kalo pahaku gede? Hahaha :p* 

Aku udah sadar kekonyolan di masa lalu adalah mengabaikan cinta kamu ke aku :) Itu cukup jadi pelajaran dan hal itu gak akan lagi terulang di dalam hidup aku. Karena ternyata penyesalan lebih menyakitkan daripada disakiti oleh orang yang dicintai. 

Aku dan kamu... everlasting. Kata itu melekat sampe sekarang. Saking 'dekat'nya hubungan kita saat pacaran, hanya kata itu yang mampu mewakilkan. Everlasting.

Kamu masih ingat kan gambar ini? Gambar yang aku MMS in ke kamu sewaktu aku di Bali? Hell yeah! Seandainya aja menghapus bayangan kamu semudah ombak pantai Kuta yang menghapus namamu dalam ukiran pasir. Seandainya...

Seta, mungkin suatu hari waktuku akan habis, sehingga suatu hari aku akan melangkahkan kakiku bukan untuk menuju padamu lagi. Tapi sebelum semua itu... seperti janjiku, aku akan menemui kamu sekali lagi. Bukan untuk mencoba mengambil hatimu kembali (ketika kamu bersamanya), hanya untuk yang terakhir kali bagi aku sebelum kita menjalani hidup kita masing-masing. Sekalipun ada segala kemungkinan-kemungkinan yang lain... biar tetap jadi misteri, biarkan Tuhan tetap menggenggamnya, menyimpannya.

Aku mohon tunggu aku sebentar untuk memberikan naskah itu. Lalu setelahnya aku akan merelakanmu untuk melupakan aku, lalu setelahnya aku akan menghilang dari hidupmu, kehidupanmu :) 

Andai aja ada rinso yang mampu membersihkan nama yang nempel 'membandel' di hati, pasti aku gak akan segalau ini.

Bagus Seta Anthony, maaf aku pernah bikin kamu sakit hati. Maaf untuk segala kekecewaan yang kamu rasa. Semoga kebahagiaan kamu dengannya bisa mengobati rasa sakit dan kecewa itu perlahan. Semoga kamu selalu dikelilingi orang yang sayang sama kamu. Sekalipun kamu bukan milik aku, tapi hati-hati terus yah... terutama kalo lagi jalan di trotoar. Pepatah 2012 bukan pagar makan tanaman, tapi mobil makan trotoar. Yang jelas, kamu sehat, selamat, dan bahagia dengan apa yang ada di sekeliling kamu, itu udah bikin aku ikut bahagia :)

Love,
Megashofani.

Sunday, 22 January 2012

Foto NYUNYU #nyunyuTIME

Selamat siaaaaaaaaang, kakak!

Sebelum gue nulis ada baiknya bagi yang gak kuat iman atau lemah jantung segera close window. Sekali lagi, bagi yang gak kuat iman atau lemah jantung segera close window *nada hipnotis ala uya kuya*

Hmm... kalian tau @nyunyuTWEET gak? Itulooooh yang lagi ngadain kuis yang syaratnya upload foto absurd pake tulisan NYUNYU.com, lalu mention pake hastag #nyunyuTIME? Mereka bikin kuis ini dalam rangka launching website NYUNYU yang katanya di acara nanti bakalan ada talkshow social media, stand up comedy, accoustic performances, dan (katanya) kegiatan seru lain!

Well, emang sih rumah gue jauh. Tapi gue niat dan pengen banget nih ikutan kuis itu. Nyoba hoki! Soalnya yang bakal hadir nanti kakak-kakak selebtweet yang udah menginspirasi gue. Misal si Mas Alitt, Poconggg, Bang Bena, Bang Radith (kalo doyan nongkri di twitter seharusnya tau siapa mereka)... Dan, siapa sih yang gak pengen ketemu mereka? *beeeeh, bahasa gue*

Karena syaratnya upload foto absurd, makalah gue bikin dandanan sedemikian rupa supaya 'dilirik' sama mereka. Mau tau kayak gimana? Tapi janji dulu jangan naksir abis liat poto ini :(

Nahan pup digenteng. Belum beres pup udah porosotan di genteng :(


Britney Spears yang 'membengkak' setelah kena angin puting beliung
lalu sesudahnya terjebak dengan indah di genteng :(
Doain akoh yang dapet undangan nyunyu eaaaah qaqaaa :3 Hoke deh, segitu dulu postingan siang kali ini. Caww :* 


Bonus: Muka suram 2012 versi on the spot -____-

Note: *Aku memang terlihat nista di foto-foto di atas tapi jangan putuskan tali silaturahmi dan pertemanan kita.* Hakakakakakaka :D

"Hidup adalah tentang mencari bahagia kita sendiri dengan melakukan segala yang kita suka (selama itu positif). Kalo bukan kita sendiri yang mewarnai 'kanvas' milik kita, SIAPA LAGI?" - Mega Shofani

Love,
Megashofani.

HELLO GOD! Hello Friends! :D

Sebelumnya gue mau ngucapin alhamdulillah dulu :D "Alhamdulillah~"

Hmm. Kali ini gue mau cerita dikit soal ulang tahun gue kemarin. Umm... oya! Di ulang tahun gue yang ke 20 ini gue sengaja sih menyembunyikan tanggal lahir gue di facebook. Alasannya simple, gue pengen tau siapa aja temen-temen deket gue (sahabat) yang inget sama ulang tahun gue tanpa harus 'diingetin' facebook. Buat mereka yang sebelumnya gak tau kapan tanggal lahir gue ya gak masalah lah yaa~ Gue cuma pengen tau sepeka apakah temen-temen gue yang gue anggep 'deket' itu. Entah itu cewek maupun cowok. 

Gue bukan orang yang 'gila' akan ucapan selamat ulang tahun. BIG NO! Hanya ingin sekedar mengetahui siapa saja yang perhatian atau peduli akan hal kecil tentang diri gue. Menurut gue itu manusiawi. Gue pengen tau siapa yang perhatian sama gue. Itu aja.

Ada sahabat lama gue. Sahabat sejak gue PlayGroup di Tembagapura yang ngucapin Selamat Ulang Tahun ke gue. Gue terharu banget mereka masih inget ulang tahun gue. Sari sama Ira namanya. Thanks ya guys...

Dan... percayalah, kadang tanpa sadar Tuhan memberi rentetan hadiah-hadiah yang bikin kita tesenyum di tengah-tengah banyaknya kegalauan. Dalam hidup gue yang makin absurd juga abstrak ini, gue beruntung banget punya seorang Mamah Sun, dua kakak yang semakin lama semakin dewasa dan semakin gue cintai, juga kakak-kakak gue yang lain Mba Nyoii dan Mas Okvan. Mereka harus gue pertahankan. 

Tuhan tau banget kalo kerjaan gue galau melulu. Tuhan tau banget di dalem hati gue menjerit keras. Tuhan tau banget gue berusaha keras untuk selalu mensyukuri segala yang telah terjadi. Tuhan tau banget susahnya gue menepis segala keluhan-keluhan yang selalu bernaung di dalem hati. Tuhan tau semua itu.

Karena Tuhan tau semua itu, Tuhan mengirimkan hadiah-hadiah di umur gue yang mulai kepala dua ini. Gue punya sahabat-sahabat baru Grace dan Dhewie namanya. Gue kenal mereka berdua di situasi kondisi yang bener-bener menuntut untuk kerja dalam 'susah' alias berjuang. 

Gue juga terharu... sempet-sempetnya Mba Nyoii, mbakyu gue, ngirimin kado sepatu :') Tadinya gue gak ngarep ada yang ngasih kado atau apalah. Doa pun cukup. Eeeeh ini malah dikirimin kado. Kebetulan sepatu gue udah pada jebol gak layak pake dan gue males abitch mau ke toko sepatu karena itu hanya akan berujung pada kesia-siaan dengan alasan jarang ada sepatu yang bisa dimasukin sama kaki gue. Maklum, kaki gajah. Makasih ya Mba Nyoii! I heart youuuu! :* Kata Mba Nyoii, sepatu kita kembaran :D bedanya punya doi warna item.

Ada lagi Mba Katrien, kakak gue yang cewek. Doi ngasih gue Blekberi secara cuma-cuma. Kebetulan HP gue yang CS* Bluberi gak nyaman. Keypad qwerty + touchscreen. Secara jempol gue jempol gajah, make CS* Blueberi tuh mau pencet huruf 'A' aja, huruf 'S' sama 'D' pun ikut kepencet. Erempong capedeee~ Jadi ngetik gak pernah bener. Dan itu sebabnya gue jarang banget balesin sms kalo pake CS* Bluberi. Megangnya aja males gue! Useless. Kalo Blekberi walaupun keypad qwerty seenggaknya gak pake touchscreen-touchscreen-an. Makasih ya Mba Katrien :) Sering-sering aja yaaah nraktir HP nyaaa :D *nglunjak*

Teruuuus kejutan dari Tuhan yang lain adalah ketemu penulis-penulis idola gue. Arief Muhammad (Poconggg) dan Alitt Susanto (Shitlicious). Ini terjadi bahkan sebelum gue ulang tahun. Emang rejekinya gue kali ye impian gue kecapai gini. Alhamdulillah bangeeeet walaupun Ketemu dua orang ini dengan 'jalan' yang gak biasa deh. Melewati halang rintang dulu baru ketemu :D Dan berikut adalah foto gue sama Mas Alitt Susantoooo :D Perhatian buat yang cowok, plis banget jangan cemburu, gue gak ada apa-apa kok sama Mas Alitt. Plis banget yang mau pedekate jangan dulu patah hati~ #eaaa. Yang mau muntah gara-gara dua kalimat terakhir muntah dulu silahkan... Dan inilah penampakannyaaaa~


SENSOR! Ini mukanya lagi sama-sama gak kontrol. Ancur semuanyaaah :D
NAH! Di sini baru kobe.
Mas Alitt dan username gue :P
Sedikit tentang Mas Alitt. Dia asik, baik, sederhana. Well, pasti bakalan seru banget kalo gue punya kakak kayak dia :D Dan orangnya respect banget loh! Gak sombong pula! Oyak, gue juga sempet tuh minta tanda tangan Mas Alitt :D 

Kalo kado-kado gue dikumpulin ya jadinya begini...

Thanks yaaa Mba, Mba, dan Mas yang sudah memberi kebahagiaan di awal usia kepala dua :*
Tak lupa ini kado dari Papa dan Mama :D


Sebenernya gue gak minta dibeliin kue tart. Udah gede juga. Gak usahlah dirayain segala. Cukup doa aja, udah lebih bermakna. Gue juga gak minta kado berupa barang kok ke Papa Mama... gue gak mau ngebebani mereka. Gue cuma minta mentahan uangnya aja *sama aja begoooo* :D

Kado-kado lain adalah gue ditelpon sama temen chatting gue, Deadeare, yang gue kangenin banget wujudnya :D Kita sharing banyak banget, jadi rasanya beban perasaan lumayan kebuang. Termasuk sharing soal sahabat. Kalimat Dea yang kena banget di hati gue adalah, "Gimana mau nunjuk sahabat kita itu siapa kalo ngejelasin 'apa itu sahabat' aja aku masih bingung." Well, semakin dewasa ini gue pun merasakan apa yang barusan Dea bilang. Dalam artian, wujud sahabat yang nyata itu makin samar-samar dalam benak gue. Pepatah sih boleh bilang sahabat adalah mereka yang blablabla~ tapi dalam kenyatannya ternyata susah banget ngedapetin sahabat seperti apa yang pepatah itu sendiri katakan. Yeah whatever.

Daaaan, makasih juga yah teman-teman gue yang lain baik di real maupun virtual yang udah ngucapin Happy Birthday segala macem entah itu lo tau dari mana kek, terserah! Gue sih ngucapin terimakasih aja ucapan sama doanya :)) Ucapan dan doa kalian kalian melengkapi hati yang kehilangan serpihannya *duileh bahasa gue minta digampar*. 

Oke cukup sekian postingan malem ini! :D Alhamdulillah, makasih Yak Allah. Dan selamat datang dunia baru :) Dunia kepala 2, dunia dimana gue berhak untuk bahagia juga dengan 'cerita baru' :D

Love,
Megashofani

Friday, 20 January 2012

FU to the NY... FUNY! :D

Hai guuuuuys... lama ta jumpo!

Gue mulai gambar-gambar lagi niiiih! Beberapa hari lalu ada yang ngegambarin gue artwork. Gue tuh kalo udah digambarin artwork rasanya gatel banget pengen ngebales artwork orang yang udah bikinin gue artworl. *Ah gimana sih?!?!* Ya intinya... ini adalah artwork balasan gue untuk salah satu temen blog gue disela waktu yang begitu menyibukkan. Well, jadi siapa orang beruntung itu? Siapa orang yang beruntung buangetttt yang gue gambar wajahnya? :P Funy namanya. Datengin blognya! Palakin orangnya... habis dapet galaxy tab noh! #eh. Selamet ye Funnn :*

Sebenernya gak cuma Funy yang udah bikinin gue artwork. Masih ada lagi kakak gue dan temen-temen gue yang lain. Tapi kali ini gue ngebales dulu artwork Funy! :D Dan berikut artworknyaaaa~

Gigi gue gaul bet ada motifnya :D Thanks loh funnn!
Apalagi malem ini gue lagi nganggur dan di twitter gue sempet ditawarin Funy "Mau dibully apa kaga?" gara-gara gue galau melulu. MAKASIH! Nawarin tuh ya biskuit, coklat, duit... eh ini nawarin dibully! #EhAmpunKakak. Jadi daripada gue yang lugu ini dibully... kan sayang banget tuh! #PLAK. Makanya mending gue edit-edit gambar Funy yang udah gue scan.

Mau tau banget gimana gambarnya? Hayuk mari~ Taraaaaaam!


Duh! Gue gak tau Funy suka warna apaaaaaa. Makanya semua warna gue masukin... kebetulan gue suka warna-warna ngejreng jadilah gambarnya begonoh :D Semoga Funy suka yaaaa :D Yap segitu dulu postingan gue. Kesempurnaan hanya milik Allah kekurangan milik saya *kalimat andalan Tangteh Dorce*... maka sekian saya akhiri.

Piss loph en gawls! *Kecups kening*

Tuesday, 17 January 2012

20

Sebelum gue ngepost tulisan ini... gue merenung cukup lama beberapa hari ke belakang. Gue akan menginjak umur 20 tahun. Umur yang menuju ke tahap 'cukup mateng' dari seorang perempuan (menurut gue). Hmm apalah arti sebuah umur kalo kita gak bisa memaknai hal yang udah-udah dihari-hari yang lalu. Gue mau review lagi deh mulai dari ketika gue menginjak umur 17.

17 Tahun
Waktu 17 tahun gue belom kenal yang namanya punya cowok. Karena gue udah umur 17 dan temen-temen gue rata-rata udah punya pacar, rasanya gue juga pengen ngerasain yang namanya punya pacar! Ini pasti bakal seru. Ada yang gue panggil "Ay, Ayang, Cin, Cinta..." whatever! Terus ada yang bisa gue perhatiin "Kamu dimana?!", "Lagi dimana? Ngapain?", "Udah makan belum?", "Udah boker belum?" #eh. Tapi gue gak memaksakan kehendak lantas 'jual murah'. Biar jelek tapi gue gak gampangan :P Hmm, saat itu sih gue pasrah. Kalo emang Tuhan ngasih pacar syukur, enggak juga nggak apa-apa. Gue nunggu orang yang tepat di waktu yang tepat :) Menginjak 17 tahun itu tahun 2009 dan gue masih alay jadi gitu deh. Hmm. Malam harinya waktu gue ulang tahun gue berdoa... gue pengen seseorang yang bisa gue beri cinta yang sesungguhnya. Alhamdulillah 9 hari setelah gue ulang tahun doa gue dikabulkan. Cowo itu bernama Seta Anthony (Yang sekarang udah mantan. Mantan terindah *ejieee terindah*). 

18 Tahun
Hmmm. Ini adalah ulang tahun gue yang terindah :) Semua hadir. Temen-temen sekelas gue yang pada ngocol dan ngangenin abis, terus mba nyoii dan mas okvan kakak-kakak dunia maya gue yang akhirnya bisa ketemu, dan yang paling bahagia ada pacar tercinta yang bela-belain dateng dari sukabumi, Seta Anthony. Aaaah, mereka itu kado terindah yang telah Tuhan berikan. Seta Anthony itu... gak bisa diutarakan dengan kata-kata deh. Terlalu rumit untuk dijelaskan dengan bahasa. Tepat malem hari tanggal 17 Januari sekitar jam 12 malem atau jam 1 an gue duduk-duduk di balkon. Seta Anthony nyariin gue yang waktu itu lagi merenung menengadah ngeliat ke atas langit. "Lagi ngapain lo, Neng?" doi nyapa gue. "Sambil berdoa Aa, ngucapin terimakasih sama Allah, sama minta sesuatu..." gue jawab gitu. Terus dia bilang lagi sambil nyenggol sikut gue, "Minta apaan sih lo? Jangan lupa! Nama gue juga disebut!" =)) Gue cinta banget momen-momen itu. Sampe sekarang gak pernah gue lupain. Besoknya gue ngadain pesta di rumah sama temen-temen sekelas. Bahagia bahagia bahagiaaaa. Cuma itu yang gue rasain :)) Alhamdulillah. Sebenernya gue make a wish minta langgeng sama Seta Anthony, tapi kenyataannya beda. Mungkin Tuhan ada rencana lain :)

Monday, 9 January 2012

God...

Kayaknya saya sering banget bahas siapa orang yang saya cintai, siapa yang saya sayangi, dan khususnya siapa yang paling bisa bikin saya galau. Tapi sebelum-sebelumnya saya belum pernah bahas yang satu ini =))

Postingan kali ini saya tulis untuk Tuhan... saya hanya ingin menyampaikan rasa syukur mendalam. Terimakasih untuk segala kekuatan hingga mampu bertahan dalam pilunya luka hati #tsaah. Terimakasih untuk menunjukkan bahwa di sekitar saya masih banyak yang kurang beruntung. Dan saya begitu bersyukur terlahir sebagai Mega Shofani. Bukan yang lain. 

Terimakasih karena telah memilih Mamah Sun untuk menjadi mamah saya. I love her much. Gak ada kata yang bisa menggambarkan indahnya seorang Mamah Sun :'D 

Tuhan, kata terimakasih kayaknya gak cukup untuk menggambarkan rasa terimakasih itu sendiri. Terimakasih untuk umur yang hampir kepala 2. Saya deg-deg an. Dan terimakasih untuk udara yang masih bisa dihirup bebas sampai sekarang ini :')

Terimakasih untuk semuanya! Terimakasih untuk kehidupan! Terimakasih telah menggenggam saya ketika dalam keputusasaan sehingga perlahan hilang semua rasa gelisah :D

Terimakasih telah mewujudkan impian-impian kecil saya... Gak nyangka, hadiah ulang tahunnya secepat ini, Tuhan.

Tuhan... minta sesuatu boleh? Tiup sedikit mendungnya, hadirkan lagi bintang-bintang. Saya cinta hujan, tapi bukan mendungnya. Langit Januari cukup suram akhir-akhir ini.

Tuhan... bahkan sebelum saya tulis di sini Kau pun telah tau apa yang mau saya tulis. Ah, jadi malu :"> Intinya, terimakasih. Tuhan, terimakasih 26 Januari 2009 lalu telah memberi anugerah bernama Bagus Seta Anthony =) Genggam dia juga, saya masih mencintainya... terimakasih. Saya meminta, karena hanya Engkau yang bisa =))

Terimakasih Tuhan... terimakasih telah menjadi pendengar yang baik. Karena tiap malam saya curhat melulu... :"> Terimakasih Tuhan.

Sunday, 8 January 2012

Gadisku Cover

Gadisku... Siapa gadisku?! Euhhh. Bukan... tenang gue bukan lesbian. Serius, walaupun kelamaan single tapi gue masih normal. Gadisku itu salah satu lagu ciptaan selebtwit kita termuahhh... Alitt Susanto! Atau nama panggungnya Shitlicious. Doi ini salah satu penulis, blogger, dan komedian favorit gue. Kenapa? Karena segala penderitaannya itu nyata men! Mulai dari dia yang jadi mahasiswa abadi, skripsi gak kelar-kelar, dan sebagai salah satu penyandang tuna asmara! Kurang ngenes apa coba?!?! Tapi dibalik segala kengenesannya itu, dia ini pinter banget deh mengambil pelajaran-pelajaran dan segala hikmah dari apa yang telah dia lewati. Coba baca blognya www.shitlicious.com dan lo bakal memetik banyak buah pelajaran di sana. Kutipan-kutipan kehidupannya tuh bisa banget deh nusuk sampe ulu hati...

Nah, gue udah lumayan lama jadi pembaca setia timeline ataupun blog doi. Gue tiba-tiba tertarik aja ngecover salah satu lagu yang diposting di blognya, lagu ciptaannya yang konon terinspirasi dari seorang cewek! Beeeeh. Judulnya Gadisku. Untuk lirik dan chord lagu Gadisku ciptaan Mas Alitt, selengkapnya ada di sini.

Well, suara gue gak bagus-bagus banget, permainan gitar gue juga masih abal-abal amburadul. Kalo gak pengen banget nyanyi lagu Gadisku mungkin sampe sekarang gue gak ngerti chord Bm itu gimana... Nadanya pun gue masih fals nyanyinya. Aaaargh gak seoke Mas Alitt deh! Pokoknya ala kadarnya~ pas-pasan cuma pake garem doang, jadi gue gak mau tanggung jawab kalo tiba-tiba kuping lo mimisan... Tetep mau denger? Apa? Mau banget? #eh. Ya udah yuk mari ah~

Saturday, 7 January 2012

Dwi Hari

Ada apa dengan Dwi Hari? Kenapa Hari bisa Dwi? Hyaaaaa. Akhir-akhir ini ada beberapa orang yang ngegambarin gue tanpa gue minta. Seneng rasanya. Gimana ya... semacam diperhatikan gitu :"> Aww, aww. Setelah Emelia Eriska dan Mba Nyoii yang diem-diem gambarin, ada lagi satu orang yang ngegambarin gue. Namanya Dwi Hari. Sebelumnya gue udah janji ngegambarin doi. Dan gimana gambarnya? Hayuk mariii....

Sori kalo kurang berkenan ya De :D
Btw ini gambaran Dwi Hari buat gueeee :D Thanks yaa Dwi :D


Okeeeee segitu dulu yeee postingan gue kali ini. Salam, piss lop en gawlsss!

From Mba Nyoii

Berhubung ini malem Minggu, dan lagi-lagi gue cengo gak kemana-mana gue nongkri nongkri aja di twitterland. Dan datanglah mention dari Mba Nyoii. Doi ngegambar muka gue looooh! Dan... di sini pipi gue tirus beeeeh! Mau liat? Bekicotttt!


Coba deh, cek ke blognya! Yang suka fashion bisa juga tuh cek ke blognya di sini. Ngomong-ngomong, Thankyou loh Mbaaaaa! :*


Love,
Megashofani.

Thursday, 5 January 2012

Emelia Ariska

Haaaaaaah. Malem ini gue dihimpit sama tugas-tugas yang deadline nya BESOK. Deadlinenya sih ada yang udah dari kemaren juga... cuman gue lelet ya... uhm bisa kali dikumpul besok. Entahlah... gue cuma onlen sejenak nyempet-nyempetin pingin ngungkapin ini.

Gue udah lama banget gak buka group perbloggeran... Kancut Keblenger. Gue udah lama banget gak liat-liat postingan di sana. Gue terlalu sibuk sama tugas dan berat badan gue. Baru tadi-tadi eneh gue ngeliat ada yang up postingan di group itu. Loh kok... ada nama gue yang dimention ya? Ternyata dari Emelia Eriska. Cuman gue gak tau waktu hari itu dia ngemention gue. Tenggelem kali notifnya. Habis gue jarang buka FB jadi notif numpuk banget kaya isi jamban.

Dan... isi postingannya... ternyata si Emel gambarin muka gueeeeeh! Aduh si adek ini baik banget :"> Mau kenalan gak sama doi? Kenalan hayukkkks sekalian liat postingan doi waktu ngegambar gue dan beberapa anggota Kancut Keblenger... Hai, Emelia Ariska!

Dan... jengjengjeeeeeeng. Inilah gambaran doi buat gue :




Thanks loh ya gue malah dibuatin gambar :*

Ketemu Poconggg (Arief Muhammad)

Haaaaaai :D Maaf banget nih jadi blogger murtad, jarang ngepost. Tugas menumpuk dimana-mana. Manalagi cuaca lagi galau gak stabil kadang panas kadang hujan bikin flu gak enak badan akibatnya semua terlantar. Hmm, di tengah kesibukan yang ada... kemarin gue nyempet-nyempetin dateng ke acara Grebeg Buku Jogja pada tanggal 3 Januari. Gue bela-belain dateng deh soalnya pembicaranya Arief Muhammad alias Poconggg! Iya, Poconggg galau salah gaul yang terkenal di twitter onoh sekaligus pembawa segmen #Kepo di acara The Hitz Trans Tv (Tapi sekarang Kepo nya udah gak ada).

Sebenernya gue gak sempet liat talkshownya, tapi alhamdulillah sempet ketemu dan ngobrol sama Poconggg sebentar.

Berikut fotonya jengjengjeeeeeng....


Ada temen gue yang liat foto ini dan nanya? "Gimana ceritanya sih lo bisa foto sama Poci tapi lo malah mirip bapak bapak polisi yang ngecek STNK orang di jalan?"

Jadi gini. Gue berangkat dari Solo. Dan dari Solo ke Jogja itu memakan waktu selama 2 jam. Nah, gue masih nyamperin si Grace, soalnya doi gak ada yang anter. Ya gue sih inisiatif jemput aja biar sekalian barengan. Rumah si Grace ini di Kulon Progo padahal gue gak tau Kulon Progo itu dimana. Tapi alhamdulillah yiahhh, gue akhirnya ketemu sama Grace jam 2 siang. Padahal menurut jadwal talkshow Poci selesai jam 3. Gue udah gak yakin bisa ketemu soalnya waktu jam 3 pun gue masih di jalan menuju Jogja. Panik.

Waktu gue sampe di tempat, itu detik-detik terakhir Poci mau diangkut menuju bandara atau hotel... gatau. Nah gue kejar deh! Cuman dia udah buru-buru disuruh masuk mobil. Karena pantat gue udah terlanjur panas naik motor berjam-jam, masa iya poto ataupun tanda tangan gak dapet? Kebangetan... akhirnya gue ikutin mobil si Poci.

Dia berhenti sebentar di tempat pengisian angin Ban dan Grace pun ngajakin gue buat gedorin kaca mobil si Poci. Urat malu pun gue putus dan langsung gedor-gedorin kaca mobil Poci. Si Poci ngebuka jendelanya dan... Subhanallah nak, gantengnya dirimu. HAHAHAHAHAHA. Ganteng banget, asli. Putihnya semena-mena kayak mayat idup #eh. Akhirnya gue ngejelasin sama dia kalo gue belum sempet liat talkshownya karena muter muter kesana kemari membawa alamat~~ #eh. Dia langsung mapan buat difoto dan respek banget. Malah hape gue direbut terus diajakin doi poto bareng. Jadilah foto gue sama si Grace make helm. Sumpah gue nya gak banget. Mata gue gak keliatan, sipit kehimpit helm, pipi gue segede balon. Puhleeeease~ Tapi gapapa, seenggaknya hape gue pernah dipegang Poci qaqaaa. Nah, pinggir jalan malah jadi rame pada merapat buat fotoin Poci juga. Setelah itu Poci nutup jendelanya dan pergi.

Lagi-lagi, tetep gue ikutin.

Belum puas juga, waktu Poci berhenti di depan ruko, kita samperin lagi. Kita minta tanda tangan dan salaman. Kita sempet ngobrol dan dia nanya-nanya gitu. Respect banget, baik banget. 

Nih sampe gue poto-potoin apa aja yang udah dipegang sama doi. HAHAHAHA :D


Akhirnya kita pamitan karena udah dapetin tanda tangan dan udah salaman sama Poci. Senengnyaaaa :D Tercapai sudah salah satu resolusi tahun 2012 HAHAHAHAHAHAHA :D

Oke cawww :*

Monday, 2 January 2012

Perawan (Puisi)

Masih ingatkah tentang kontrakan tua?
Saksi bisu kita memahat cinta.
Nafasmu menderu, melenguh penuh desah.
Sama sepertiku.

Tanganmu mencengkram jemariku.
Kuat... meyakinkan. Seperti tak akan lepas...
Bibirmu membisikkan tentang syair-syair indah
Untaian kata mesra terucap di sana...

Nafsu membelai aku. Tapi aku ragu. Maaf, aku ragu. 
Kamu tersenyum. Senyum yang mampu membuai mataku.
Aku menahan dadamu yang mulai menghimpit badanku.
"Jangan," kataku.

Sayang, kata orang... cinta itu suci.
Sekali dinodai tak akan pernah sama lagi.
Itu mengapa aku bertahan...
Itu mengapa aku masih perawan.

Saya tidak pintar membuat puisi apalagi dengan syair-syair indah. Tapi puisi ini saya persembahkan untuk semua gadis yang masih bertahan dengan keperawanan mereka di tengah segala nafsu yang mampu menggoda kapan saja :)