Thursday, 7 June 2012

We'll See.

Mereka tertawa.
Karena aku bukan siapa-siapa.
Mereka memandang penuh dengan rasa jijik.
Katanya aku tak bisa apa-apa.

Mereka menghakimi.
Seolah memahami.
Memang mereka itu siapa?!
Teman?

Remehkan saja aku.
Aku akan tercambuk, memang.
Lalu pada akhirnya selangkah lebih maju.

Remehkan saja.
Dan itu menunjukkan dirimu tidak lebih baik.

Remehkan saja.
Lalu buktikan, 
siapa yang menyentuh garis finish paling pertama.

Buat mereka yang asyik menghakimi sendiri, menilai sendiri, dan meremehkan sesuka hati. Kalian gak lebih maju satu langkah hanya dengan menghakimi. Kalian gak akan menjadi lebih besar dengan meremehkan. Aku tipe orang yang NGGAK TAKUT kehilangan teman, terutama yang sukanya menggurui, menghakimi, menilai, dan meremehkan, Watch your words.

5 comments:

  1. Teman bukan mereka yang menghakimi atau meremehkan, teman yang benar-benar teman adalah mereka yang mau dan mampu 'mengerti'.
    So..buktikan ke mereka kalau kamu mampu menyentuh garis finish paling pertama. Cayooo!! :)

    salam pertemanan ;)

    ReplyDelete
  2. bukan teman nama nya klo tidak saling mengerti !!

    ReplyDelete
  3. tetap semangat!

    teman tidak selamanya akan sejalan dengan diri kita..but kita harus membuat jalan sendiri. :)

    ReplyDelete
  4. Nice blog sobat..
    postingan2nya juga sangat bagus, menarik dan bermanfaat sakali..:)

    terus menulis menulis yaa..^_^

    oia salam kenal
    kalau berkenan silahkan mampir ke EPICENTRUM
    folloback juga ya buat nambah temen sesama blogger,,tukeran link juga boleh,,makasih..^_^

    ReplyDelete
  5. setuju sama affanibnu :)
    dan kita memang harus tau dan menyiapkan jalan kita sendiri.

    ReplyDelete