Tuesday, 19 June 2012

Rasa

Entah sampai kapan hatiku harus terus merasa terikat
Entah sampai kapan bayanganku tertarik oleh daya pikat
Untuk berkata-katapun tenggorokanku mulai tercekat
Aku mulai resah setiap kali dijemput oleh malam pekat

Kadang aku juga heran kenapa harus ada pertemuan antara aku dan kamu
Padahal bertemu kamu pun tidak sama sekali menjadi penyesalanku
Tapi toh, dipisahkan oleh manusia, keadaan, ataupun kematian
cepat atau lambat tetap akan berpisah pada waktunya bukan?
Hanya saja aku tidak mengira secepat itu.

Aku merasa bodoh. Dibodohi-bodohi oleh keadaan.
Aku bukan ingin belas kasihan.
Karena aku juga tidak menyedihkan.
Hanya saja masih heran...
Kenapa aku harus menjadi lemah.

Masa kehilangan kamu saja energiku melebur perlahan?

3 comments:

  1. dia pergi...tanpa kau sadari dia memberimu sebuah pelajaran berharga... menjadi kuat untuk melepas...

    keren puisinya kawan....

    http://cerminburam.blogspot.com/

    ReplyDelete
  2. karena kehilangan mengajarkan kita untuk tidak lemah.

    ReplyDelete