Thursday, 19 April 2012

Ketika Romantis Begitu Sederhana

"Romantis begitu sederhana, kadang sampai kau sendiri tak mengerti bagaimana memaknainya."

Kuceritakan tentang romantis :)

Aku tak butuh sunset, makan malam dengan lilin cantik, coklat manis, atau buket mawar hanya untuk mengatakan kamu romantis.

Ketika kamu jelas tau tubuhku berat, tapi kamu masih memboncengiku dengan tanganmu yang menggenggam mesra tanganku, melingkarkannya di perutmu, itu yang kusebut romantis.

Ketika aku berkata, "Aku sedang diet," lalu kamu menyuapiku nasi dengan lauk telor-orak-arik-sate-kambing secara paksa seperti mengemong anak kecil, itu yang kusebut romantis.

Ketika kamu menempuh jarak 13 jam dari Sukabumi menuju Solo menggunakan motor dan menerjang segala resiko hanya untuk memeluk-cium aku, itu yang kusebut romantis.

Ketika kamu sibuk main Point Blank dan tak sempat membalas SMSku, begitu aku membuka facebook ada foto darimu: foto screenshot dinding dalam permainan Point Blank yang kamu tembaki berbentuk simbol love dan itu untukku, itu yang kusebut romantis.

Kamu memang tak memanggilku bebeb, ayank, atau panggilan-panggilan manis lainnya. Ketika sebutan 'Neng' kamu ucapkan dengan lemah lembut, aku selalu menemukan keromantisan di sana.

"Kamu tau kan kue mochi ini bulet?" tanyamu. "Kalo kamu ditaburi tepung, kamu udah mirip sama kue mochi," lalu kamu mengulum senyum setelah aku memelototimu. Kemudian kamu tertawa merangkulku.

Ketika malam hari menjelang ulang tahunku yang ke 18 kamu menghampiriku yang sedang duduk menengadah di balkon, "Kamu lagi apa?" tanyamu. "Berdoa, berterimakasih. Sama ngucapin permintaan pastinya," jawabku dengan gayaku yang kamu bilang 'centil'. "Jangan lupa Neng, nama Aa disebut!" pintamu sambil mencubit pipiku. Lalu kita berdoa bersama di bawah langit bertabur bintang, itu yang kusebut romantis.

Duduk berdua di stasiun menunggu kereta menuju Jogja, makan nasi rames di warung kecil... haaaah, terlalu romantis!

Dan...

Ketika aku dan kamu TIDAK LAGI menjadi kita namun masih saling mendoakan kebahagiaan masing-masing, itu yang kusebut romantis :')

Parangtritis KiloMeter 7, Pantai Parangtritis, balkon rumah, meja operator warnet, Zynga Poker, Point Blank, Nimbuzz, Benteng Vredeburg, Pemandian Cokro, Kraton Jogja, itu yang kusebut romantis melebihi dari sekedar duduk berdua memandangi sunset, menerima coklat manis, atau buket mawar.

This () belongs to you, and always will.

3 comments:

  1. Nimbuzz??? Kyaaaaa.. mengingatkanku juga akan dia yg romantis :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. TOSS deh kalo gitu :D Nimbuzz, simple but make an impression ;)

      Delete
  2. ALL IN dah, biar romantis ....

    ReplyDelete