Monday, 30 April 2012

Hello, Jekarda!

Halo guys! Jadi Sabtu kemarin saya dan keluarga ke Jakarta dalam rangka nemenin saya audisi chibi chibi chibi hak hak haaaaak! Hahahah gak deng, acara kawinan saudara sih. Nah, setelah 5 tahun lamanya vakum naik pesawat terbang, kemarin naik lagi dan... dibilang katrok sama kakak gara-gara saya teriak-teriak kesenengen gak jelas terutama waktu boarding dan jalan menuju pesawat. 

Iya, dulu saya sering banget naik pesawat bolak-balik Jawa-Papua selama 14 tahun, dan setelah di Jawa selama 5 tahun belum naik pesawat lagi dan rasanya semacem kangen. Jadi ada semacam sensasi dag dig dug *katrok banget* terutama waktu pesawat lepas landas dan mendarat. Desingan dan dengungan mesinnya itu loh, menimbulkan rasa-rasa pasrah yang bergelora di dalam dada #IniApaSih. Wohoo, love it! Dan saking katroknya, di pesawat saya ngambil beberapa foto dengan kamera HP yang disetting flight mode :)

Saya di Jakarta cuma dua hari satu malam, tapi dalam renungan, telaah, dan pemahaman, banyak hal-hal yg bisa diibaratkan walaupun sedikit maksa. Dan apa sajakah hal-hal tersebut? Yaaa, beberapa hal-hal simpel di sekeliling saya selama 'Jakarta Trip' yang dianalogikan bedasarkan pikiran saya sendiri :D Mau tau? Yuk mari~
  • Hidup itu seperti apartemen yang kita lihat dari jalanan. Selalu ada cerita, kisah, dan suasana yang berbeda di tiap jendela yang terbuka dengan tatanan yang beragam yg ditangkap oleh mata kita.
    • Hidup itu seperti hiruk pikuk pasar malam. Ada riuh tangisan anak kecil yang merengek meminta balon, ada mereka yang masih membanting tulang untuk mendapatkan sesuap nasi, adapula yang tenang sekedar mengamati sekitar, dan mereka yang bersenang-senang seperti tanpa beban.
    • Hidup itu seperti pesawat terbang. Kamu harus menjaga keseimbangan ketika kamu sedang terbang agar tidak jatuh lalu hancur. Dan ketika kamu sudah terbang di atas, kamu harus paham kemana arah tujuan, atau tidak semua tujuan itu terlewat dan kamu baru menyadari bahwa itu adalah kesalahan setelah kamu kehabisan bahan bakar. Bahan bakar di sini dalam wujud realitanya adalah waktu, mungkin.
    Hello, Jekardah sunset!
    • Pesawat terbang delay ibarat nembak tapi dijawabnya "pikir pikir dulu deh". Ngeselin.
    • Dipikir-pikir... pacaran itu sebelas-duabelas lah sama mengendalikan pesawat terbang. Ketika mengudara kamu tak seimbang, kamu jatuh lalu berkeping (putus). 
    Merapi dan Merbabu yang saling setia berdampingan sejak dahulu kala :3

    Langit sore :D
    • Ketika mengudara kamu mampu mengendalikan keseimbangan, kamu mendarat, dan sampai pada tujuan (menikah). Intinya, pacaran akan berujung pada dua cabang yang pasti mengharuskan untuk dipilih salah satunya: putus atau menikah. Sakit atau bahagia.
    Garuda yang delay :(
    • Hidup seperti jalan tol. Kalau lurus-lurus saja rasanya membosankan, bukan? Hidup yang mengasyikan mungkin justru seperti jembatan layang Semanggi yang ruwetnya naujubilah tapi justru itu yang menantang kita untuk menemukan kemana arah yang benar agar sampai pada tujuan :)
    • Hidup seperti jalan tol. Bahwa tak semua jalan yang lurus-lurus pun mulus. Kadang berlubang, mengakibatkan goncangan.
    • Omelan orangtua sama halnya seperti instruksi pramugari kepada penumpang. Kedengarannya berisik, tapi toh sebenarnya itu demi kebaikan kita juga kok!
    • Hidup seperti pesawat terbang ketika mengudara. Kadang untuk sampai ke tujuan akhir, kita harus melewati cuaca buruk, menerjang hujan, petir, dan awan-awan tebal yang mengakibatkan guncangan.
    • Cinta dan kehidupan itu seperti pesawat dan sayapnya, saling melengkapi dan tidak bisa berfungsi tanpa salah satunya.

    Yap segitu dulu analogi-analogi maksa dari saya :D 

    Love, 
    Megashofani.

    13 comments:

    1. Wah, jujur loh ini... Gue sama sekali belum pernah naik pesawat... Pengeeeen.... >.<

      ReplyDelete
    2. ecieeeh yang move on ke jekardahhh :p

      ReplyDelete
    3. kece banget itu gunung dari atas pesawat, mendadak pengen naik pesawat, belum pernah, lebih katro -__-"

      ReplyDelete
    4. Hidup ini seperti ribuan butiran pasir di lautan entah siapa dan kapan yang akan terbawa arus duluan dan tertelan lautan...

      salam solid!

      ReplyDelete
    5. menarik pembaca ya? dari Pesawat sampe BSO.. ^_^

      salam solid

      ReplyDelete
    6. Salam Solid Kakak...
      Aaaaa belum pernah naik pesawat juga "Katrok Parah"

      ReplyDelete
    7. Wow@ Welcome to Jekardaa!!
      #ehh, emang siapa saya? orang Jakarta juga bukan?

      Menarik sekali perumpamaan2nya..:D

      ReplyDelete
    8. Itu lah pesawat!
      yang kisahnya tiada akhir~ (dikata Chu Pat Kai!?)

      Huwaaa~
      tulisan yang menginspirasi~^^

      Semoga dilandaskan inspirasi yang lainnya~>.<

      ReplyDelete
    9. foto gn. merapi & merbabu nya keren :3

      ReplyDelete
    10. Semoga solid!
      Well, sama kayak Glen, aku juga belum pernah naik pesawat. Xixixixi gimanaa deh rasanya? :D

      ReplyDelete
    11. Suka perumpamaan2nyaaa :)
      salam soliidddd :)

      ReplyDelete