Friday, 20 April 2012

Ceritakan Tentang...

"Aku melihatnya lagi, pemilik mata sembab dengan wajah pucat seperti tak memiliki aliran darah di balik kulitnya. Rambutnya berantakan, bibirnya kering pecah-pecah, ia terlihat begitu rusak, rona wajahnya telah pudar ditelan perasaan. Setelah 3 tahun lamanya, dia nampak lagi dalam cerminku. Hey, kemana saja kau? :')"

Adakalanya ketika luka begitu perih
mulut memilih untuk diam, tanpa mengerang kesakitan
Raga mulai menyerah, batin mulai tak mampu
dan ketika itu terjadi, aku sadar telah menjadi pecundang

Ketika waktu selalu tak berpihak pada kesempatan yang seharusnya diambil,
coba ceritakan padaku tentang keadilan! 
Ketika semua terasa begitu menyayat hati, membuat terseok penuh luka batin,
coba ceritakan padaku tentang kebahagiaan!

Waktu, pikirmu menyenangkan hidup terombang-ambing dengan permainanmu?
Ceritakan padaku tentang 'indah pada waktunya'!
Dan katakan tak pernah ada 'indah pada waktunya'!
Semua bohong!
Semua hanya canda dan omong kosong!

Mereka menyuruhku tenang
Mereka bilang tentang 'mengerti' atas perasaanku.
Bagaimana bisa? Bahkan aku sendiri tak memahami.

Ceritakan padaku tentang kehidupan dan cinta,
duniaku mulai lupa tentang keduanya
Ceritakan padaku tentang kanvas dan warna,
jalanku hitam-putih dan mulai buta

Ceritakan kembali tentang pelangi yang muncul setelah hujan,

Ceritakan...
Ceritakan tentang bagaimana menghapus perasaan...


Love,
Megashofani

No comments:

Post a Comment