Monday, 20 February 2012

Mengulas

Untuk setiap doa yang dipanjatkan, Tuhan pasti selalu memberi jawaban. Memang sih, kita gak tau itu kapan. Bisa jadi langsung, atau mungkin kita disuruh untuk menunggu sebentar, atau bahkan menunggu untuk waktu yang sangaaat lama! :) Well, ketika aku begitu merindukannya dan tiada lagi hal lain yang bisa dilakukan selain mendoakan yang terbaik baginya, aku hanya mampu untuk diam.  Itu adalah sikap paling aman :)

Aku menunggunya telah lama, cukup lama. 
Sedihnya, bahkan aku gak tau apa yang aku tunggu masih bisa ditunggu.

Lagi-lagi kamu meninggalkan jejakmu, dalam status facebook yang menyebabkan senyum simpul di wajahku. Aku mengerti. Iya, maksudmu... aku mengerti.
Entah apa maksudmu dalam status ini. Tapi pernah bersamamu mengajarkan aku untuk selalu berusaha 'memahami'. Yang bisa aku tangkap saat ini hanyalah, aku mengerti bahwa kehidupan ini bukan melulu tentang cinta. 

Yap, kali ini dalam kehidupanku yang menginjak kepala 2 memang bukan hanya cinta, tapi juga cita. Aku dalam proses menggapai cita-cita. Kamu benar, dengan atau tanpa cinta kehidupanku akan tetap ada. Kalau kalimat itu kamu tuliskan dalam dinding mayaku untuk menyemangati dalam kehidupan yang kumulai tanpa cintamu... terimakasih :*

Oya! Dan terimakasih kamu mau kutelpon :D "Jaga diri kamu baik-baik..." darimu adalah sumber semangat paling berpengaruh buat aku. Bukan Koko Krunch! Cukup suaramu, dan itu cukup untuk melewati hari-hariku kedepan, cukup sebagai sumber tenaga hati #eaaak. 

"Kalo Aa telpon gini tuh jangan anggap Aa ngasih harapan sama kamu. Aa gak mau kamu berharap terus nanti kamu sakit sendiri."
Aku tau kok. Aku paham. Because I'm a woman now! :D Yeah. Aku udah cukup paham bagaimana cara berharap dan pada apa kita seharusnya berharap. Juga aku udah tau seberapa porsi berharap pada sesuatu yang sebenarnya sudah sulit untuk diharapkan lagi. 

Mungkin kali ini hanya hujan yang datang. Belum dengan pelangi. Aku paham. Oiya! Sering-sering aja buka facebook aku Aa! :'D Miss you damn much! Hanya dengan menorehkan status dalam dinding mayaku itu mampu mengobati (sementara) rasa kangenku kok :D Ya, cinta itu memang (sedikit) gila ya kan? Ahaha~

Oya! I told you~ Kalau aku harus sakit untuk mendapatkan jawaban kamu jodoh aku atau bukan, aku siap. So... kamu gak usah khawatir aku bakal sakit atau gak. Aku tau apa yang harus aku lakuin. Kalau aku emang harus sakit untuk mengetahui jawaban itu... oke.

Aku bukan wanita keras kepala. Hanya aku gak mau mengulang untuk menjadi (LAGI) gadis yang gak bisa konsisten sama omongannya. Aku cuma mau buktiin kalo aku yang sekarang wanita yang bisa ngebuktiin omongannya :))

No comments:

Post a Comment