Saturday, 25 February 2012

Orang Ketiga


Dia hanya sebatas bayangan, tanpa pernah terjamah olehmu.
Dia hanya tapak jejak, masa lalu bagimu.
Apa tentang dirinya mungkin tak penting lagi, apalagi untukmu.

Orang ketiga...
Dia melihatmu, sayang. Dia melihatmu dari kejauhan...
Dia melihatmu dicintai dan mencintai wanita itu :')
Dia selalu menyematkan namamu di tiap ujung doanya, sayang...
 Berharap kamu selalu bahagia dalam genggamanNya.
 Iya, sekalipun dia hanya orang ketiga...

Dia hanya melihatmu dari sini, sisi gelapnya.
Dia menjalani hari atas nama rindunya kepadamu.
Dia bertahan dalam perasaan atas cintanya padamu.
Bahkan ketika rindu mendera hingga menoreh luka pada ulu hatinya,
hanya menengadah pada bintang-bintang, lalu rindu ia sampaikan.

Orang ketiga...
Dia yang selalu menunggu namamu untuk muncul di layar handphone-nya,
lalu menikmati suaramu... karena itu adalah bahagia untuknya.

Dia akan selalu menunggumu...
Sekalipun ia tau, bahkan waktu enggan menunggunya.

Dia akan selalu menantimu...
Sekalipun ia tau, mungkin kamu tak akan kembali.

Dia itu... Aku :)

Puisi ini buat kalian yang baru aja mau, pernah atau malah sedang mencintai seseorang yang telah memiliki kekasih sehingga menempatkan kalian jadi orang ketiga. Kadang kita mencintai orang di waktu yang tidak tepat. Well, cinta memang gak pernah salah, sampai pada akhirnya perasaan itu ditujukan untuk orang yang telah dimiliki orang lain. Sebenernya gak salah juga mencintai dia yang telah dimiliki orang lain, sampai akhirnya perasaan kita telah mencampuri keharmonisan hubungan mereka. 

Semoga siapapun yang baru mau, pernah atau sedang jadi orang ketiga, kalian bisa lepas dari situasi dimana kalian hanya menjadi bayangan :)

Dan ngomong-ngomong... gue juga sedang dalam proses untuk beranjak dari tempat ini. Yak, tempat 'orang ketiga' XD 

Love,
Megashofani :*

9 comments:

  1. emang paling ngga enak di posisi orang ketiga ya ka.. perasaan pengen lepas tapi susah bertahan ngebatin.. ckck

    moga cepet kluar dri lingkaran segitiga sembarang itu ya ka..

    btw puisi nya bagus ilustrasi nya pas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu dia... mencintai dalam diam. Kalo 'gak ada yang punya' sih masih lega bisa diungkapin. Tapi ini udah yang punya kan jadinya gak etis aja gitu :')

      ehehehe makasih yaaa uzaaay :D

      Delete
    2. sabar kan cinta emang ga pernah salah tapi waktu nya yg tidak mendukung. bukan kuasa kita untuk membolak balikan hati. ia ga.. *sok tau. :-P

      Delete
    3. #Tsaaaah. Iya kita gapunya kuasa soal perasaan, tapi sebenernya bisa dikendalikan. Cuman mengendalikan perasaan itu kan syulit ya jay -,-

      Delete
  2. iih kok ngena banget sih :/

    jadi orang ketiga itu serba salah, mau mendekati tapi udah ada yg punya, mau pergi menjauh tapi hati masih sama dia :|

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya serba salah karena awalnya emang udah salah :'D makasih deee udah mampir :*

      Delete
  3. JLEB :'(
    malam minggu gini, gue masih jadi posisi orang ketiga -____-'

    ReplyDelete
  4. -__________________-, ah galau maksimallah, ASLI -_-,

    makin kece ih gambarmu :D *kecups*

    ReplyDelete