Tuesday, 8 November 2011

Hidup Terkadang 'Lucu'

Terkadang hidup menyajikan berbagai 'HUMOR'. Semaleman gue memikirkan hal ini... tiba-tiba ketawa sendiri. Baru gue sadar ternyata hidup ini cukup lucu.
Entahlah... dalam dunia nyata ataupun dunia maya, terkadang kita berkenalan dengan seseorang yang kita gak tau siapa dia, bagaimana sifat aslinya, bagaimana latar belakangnya, kemudian kita merasa akrab lalu begitu dekat, mengerti satu sama lain, memahami satu sama lain YANG TERNYATA pada akhirnya waktu membuat kita menjadi SEPERTI orang asing kembali. Karena pada akhirnya, kita HARUS menjalani hidup di garis masing-masing.
"Banyak hal yang bisa kita lakukan dengan facebook. Mulai dari nyari temen yang udah lama kepisah, sampe nyari temen baru yang nanti ujung-ujungnya bakalan kepisah juga. Yap, dinamika pertemanan." - Poconggg Juga Pocong. That is! Salah satu kutipan dari buku Poconggg Juga Pocong yang bagi gue ada benernya. Gue kenal beberapa temen dari facebook, kita akrab, kita curhat, kita seperti tidak terpisahkanlah. Tapi nyatanya? Ujung-ujungnya kepisah lagi, jauh lagi. 
Ada lagi yang menurut gue lucu dalam hidup ini, atau mungkin hanya dalam HIDUP GUE. Terkadang di saat kita jomblo single entah kenapa gue ngerasa semua orang memiliki pasangan dan mereka bahagia! Di facebook, gue ngeliat "In Relationship With" di mana-mana. Tapi seriously, gue sih gak pengen walaupun kadang envy (Yaelah sama aja OON!). 
"Karena gue ingin jatuh cinta dengan orang yang TEPAT bukan yang SEMPAT" - shitlicious
Tapi entah kenapa juga saat gue punya pacar, gue merasa sekeliling gue adalah para single jomblo yang juga bahagia, seolah-olah mereka hidup tanpa beban tanpa harus memikirkan perasaan orang lain layaknya orang pacaran. 
Gue pernah ngalamin semua. Mulai dari punya sahabat yang ujung-ujungnya jadi musuh, sahabat yang gue percaya ternyata musuh dalam selimut, orang yang asing jadi sahabat tapi setelah itu jadi orang asing lagi, orang asing yang jadi sahabat berlanjut jadi pacar terus pacaran setelah putus kita jadi orang asing lagi. Menyakitkan sih PADA AWALNYA. Tapi setelah gue pikir-pikir itu bener-bener lelucon HAHAHAHA. Yah, gue udah bukan abege yang pengen punya banyak temen hanya untuk sekedar keeksisan. Serius, semakin lo dewasa lo akan semakin berpikir kalo lo gak perlu punya banyak temen, TAPI lo hanya butuh satu sahabat yang bener-bener ada buat lo ketika lo 'DI BAWAH'.
"Awalnya kita nggak kenal, jadi menurut gue setelah kita nggak ada hubungan apa-apa ada baiknya kita pun kembali seperti sedia kala, saling nggak kenal," - Seta Anthony. *Mungkin Aa gak inget pernah bilang ini ke aku, but i'm listened to you, makanya aku ingat apa yang kamu bilang :)*
Kenapa kita saling menjadi orang asing, dipertemukan, saling mengenal padahal pada akhirnya hanya untuk menjadi orang asing lagi? Itu sama halnya dengan kenapa harus tumbuh CINTA kalau pada akhirnya hanya untuk KECEWA? #eaaaa #curcol. 
Entahlah, tapi menurut gue ini lucu. SESUATUKKKK kalo kata tante Syahrince. Kenapa cinta harus tumbuh kalau hanya untuk memudar di tengah jalan? Kenapa derita ada kalau bahagia tercipta?
Tapi sejauh gue memilih untuk dewasa pada akhirnya gue ngerti, di situlah letak kesempurnaan hidup. Kita gak akan tau makna CINTA yang sesungguhnya tanpa rasa KECEWA. Ada baik ada buruk. Selalu ada dua aspek yang melengkapi. Mungkin karena itu Tuhan selalu menciptakan dua sisi :) 


Love,
Megashofani.

No comments:

Post a Comment