Friday, 11 November 2011

Global Warming 'Merajam' Bumi Pertiwi

Yang anak Indonesia mana suaranyaaa? Yeah! Kali ini kita akan bahas topik penting! Topik yang akan menyangkut kehidupan kita, insan manusia dan (mungkin) juga kelangsungan hidup hewan peliharaan kamu atau tanaman di depan rumah kamu! Emang mau bahas topik apa sih?


Well, beberapa dari kalian ada yang masih ingat kelas berapa kita mempelajari Global Warming? Secara garis besar, Global Warming adalah pemanasan global yang belakangan ini marak menjadi isu dunia terutama di mata para pemerhati iklim.

Pernah nggak sih, karena telalu panasnya hawa udara di siang hari kamu harus menghabiskan beberapa gelas air es atau mungkin masukin kepala kamu ke dalam freezer kulkas hanya untuk sekedar mendapatkan rasa adem? Dan kalian sadar gak sih itu semua berawal dari efek bumi pertiwi yang mulai kian memanas dari ke hari? Kalau ya, akuilah cuaca memang tidak bersahabat lagi.

Well, kita semua tau beberapa tahun terakhir ini cuaca memang memburuk. Mungkin ada sebagian kalian yang menyadarinya, mungkin sebagian pula masih ada yang menganggap ini hal sepele yang tidak perlu untuk kita bahas sekarang. Pernahkah kalian berpikir andai suhu akan terus meningkat per tahunnya bagaimana nasib anak-cucu kita nanti yang tentunya mereka akan meneruskan kehidupan di masa mendatang? Bagaimana pula kehidupan makhluk hidup lain seperti binatang dan tumbuhan? Oke, kali ini mari kita buka mata untuk membaca dan gunakan hati untuk meresapinya agar tulisan yang diikutkan dalam kompetisi Computing Cup 2011 ini dapat memberikan pencerahan juga berguna bagi wawasan kita.

Sesungguhnya dengan adanya pemanasan global yang kita rasakan belakangan ini, disebabkan karena tangan-tangan manusia yang masih tidak peduli terhadap kelestarian alam dimana itu terjadi karena ketidaktahuan atau belum tahunya mereka tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam. Karena pada nyatanya, pemanasan global sendiri adalah dampak dari ulah-ulah manusia itu sendiri. Terkadang kita, manusia, tidak begitu tanggap terhadap hal-hal kecil yang mungkin saja akan berdampak cukup besar kedepannya.

Sejauh yang saya pelajari di masa sekolah dasar dulu, bahwa terjadinya pemanasan global terjadi karena berlubangnya lapisan ozon yang berguna menyerap sinar ultraviolet dimana sinar ultraviolet itu jika terkena langsung oleh kita, makhluk hidup, dapat menyebabkan pembentukan kanker kulit dan kerusakan genetik. Serem kan?

Jadi apa sih yang menjadi penyebab pemanasan global itu sendiri? Oke, untuk hal ini dengan mengandalkan daya ingat tinggi (karena mengingat apa yang diajarkan semasa sekolah dasar) saya akan menuliskan beberapa penyebab pemanasan global. Check it out!

1. Asap
Asap kendaraan adalah salah satu pemicu terjadinya global warming. Seperti yang kita ketahui asap motor yang mengepul akan menghasilkan karbon dioksida yang akan berbahaya bila dihirup secara berkala. Melihat angka penggunaan kendaraan di sekitar kita makin meningkat dan padat merayap, secara tidak langsung menandakan pula meningkatnya gas karbon dioksida yang kita hisap. Dan karbon dioksida akan berbahaya jika dihisap terus menerus. Akibatnya? Berkurangnya udara segar dan paru-paru yang tidak sehat.

2. CFC (Klorofluorokarbon)
Bedasarkan apa yang saya pelajari di sekolah dasar, CFC adalah salah satu penyebab terjadinya pemanasan global. Walaupun kegunaan CFC pun cukup banyak seperti yang kita ketahui dapat digunakan sebagai pendingin, bahan bakar untuk aerosol, dan juga terdapat dalam hairspray yang termasuk dalam kategori kosmetik (untuk rambut). Namun CFC yang begitu berlebihan dapat berbahaya karena menjadi pemicu lubangnya ozon.

3. Penebangan Hutan
Hah? Masa iya penebangan hutan bisa menyebabkan pemanasan global? Kalian pernah diajarkan bukan, kalau pohon bernafas menggunakan karbon dioksida? Dan kalian pun merasakan bukan kalau di bawah pepohonan rindang angin terasa semilir? Yap, Sejauh ini, yang dapat menolong kita dari pemanasan global adalah tumbuh-tumbuhan seperti pepohonan, karena pepohonan bernafas menggunakan karbon dioksida dan melepaskan oksigen, dengan demikian tumbuhan membersihkan udara atau sebagai penawar racun dari asap yang dihasilkan oleh kendaraan juga industri. Hebat kan? Nah, bayangkan bila pohon-pohon di hutan Indonesia ditebang dan tanahnya dilibas rata hanya untuk kepentingan membuat Mall?! Itu pemikiran yang pendek, sayang... karena kita bukan hidup di hari ini saja.

4. Efek Rumah Kaca
Mengingat cara kerja efek rumah kaca, maka bisa dikatakan bahwa ini pun salah satu penyebab dari terjadinya pemanasan global. Emang gimana sih cara kerjanya? Seperti yang pernah diajarkan guru di sekolah dasar dulu, kita semua tahu energi yang ada di muka bumi ini berasal dari matahari. Nah, namun ketika energi ini tiba permukaan Bumi, ia berubah dari cahaya menjadi panas yang menghangatkan Bumi. Permukaan Bumi akan menyerap sebagian panas dan memantulkan kembali sisanya. Lalu dari mana asal muasal bisa terjadi pemanasan global karena efek rumah kaca tadi? Karena sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi, akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan Bumi. Inilah keadaan yang terjadi secara berkala sehingga mengakibatkan meningkatnya suhu yaitu hawa panas yang sering kita rasakan. Walaupun memang kegunaan efek rumah kaca pun ada, yaitu untuk menghangatkan bumi. Karena tanpa adanya efek rumah kaca bumi akan menjadi begitu dingin. Namun menganut asas bahwa yang berlebihan itu tidak baik, maka dengan adanya efek rumah kaca yang berlebihan pun tidak akan baik dampaknya untuk bumi pertiwi kita.

Tapi semua ini bisa berubah seiringnya waktu apabila kita mau memulai untuk memperbaiki sedikit demi sedikit bumi kita yang mulai tua renta ini dengan menanggulangi beberapa aspek yang menjadi penyebab terjadinya pemanasan global. Misalnya apa sih?

Menggunakan kendaraan tidak bermotor jauh lebih baik untuk mengurangi polusi udara yang berasal dari kendaraan-kendaraan bermotor atau bisa juga menggunakan angkutan umum agar populasi kendaraan berkurang sehingga mengurangi pula racun yang berasal dari asap kendaraan bermotor tersebut.

Menggunakan kertas secara hemat. Memang tidak bisa dipungkiri semakin majunya perkembangan kehidupan, kertas semakin begitu dibutuhkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Namun tahukah kamu dengan penekanan jumlah dalam penggunaan kertas dapat mengurangi adanya pemanasan global? Karena dengan mengurangi penggunaan kertas, secara otomatis kita pun mengurangi penebangan-penebangan pohon di hutan negri kita yang tercinta. Lalu di samping menggunakan kertas secara lebih bijaksana, langkah mudah untuk menanggulangi pemanasan global adalah penanaman pohon kembali. Menanam kembali tumbuh-tumbuhan untuk tetap melestarikan ekosistem di bumi. Karena tanpa adanya tumbuhan, maka rantai makanan akan kacau dan pastinya bumi akan gersang.

Jadi siapa yang bertanggung jawab atas penanggulangan pemanasan global? Yang bertanggung jawab adalah setiap makhluk hidup berakal sehat yang menempati bumi itu sendiri dengan cara lebih bijaksana menggunakan sumber daya alam agar tetap lestari untuk kedepannya. Cintailah Bumi pertiwi agar menjadi tempat yang nyaman untuk dihuni. Mari kita sayangi bumi, tempat yang sekian lama menampung kehidupan kita.

Oke semoga saudara dan saudari sekalian mendapatkan pencerahan setelah membaca artikel ini (kalau di kartun mungkin muncul gambar bohlam lampu di atas kepala... ting!). Semoga bermanfaat dan mari kita sebarkan virus cinta Bumi! Yeah!

3 comments:

  1. gara-gara Global Warming Bumi jadi tambah panas udaranya

    ReplyDelete
  2. Iyaaa, ayooo hemat kertas, hemat plastik, hemat air mandi #alibimalesmandi

    ReplyDelete
  3. Aq aneh sama isu ini.Kenapa penganggulangan pemanasan global kesannya represif banget. Dilakukan klo dunia ini udah diambanga kehancuran karena global warming.
    Malah kenapa ga pake langkah preventif. Emang tipikal manusia kayak gini kali ya... :)

    Salam kenal. Ditunggu kunjungan baliknya.
    (by Sindhu)

    ReplyDelete