Sunday, 13 November 2011

Dialog Random Dari Otak Pengkhayal

Melupakanmu itu mudah :) Tapi melupakan cintamu ? Sama halnya seperti berusaha... melupakan tanggal lahirku sendiri. Nyaris.. tak mungkin mampu. Nyaris... hampir gila.

Bisa-bisanya kamu berpuitis seperti itu? Bahkan kamu tak memilih aku saat itu, hey! Padahal kamu tau bagaimana kita melewati hubungan kita selama dua tahun terakhir ini! Itu mengapa aku benci sama kamu. Selalu omong kosong! Kamu pernah bilang, "Aku pernah menjatuhkan setetes air mata di selat sunda... ketika aku menemukan tetesan air mataku, saat itulah aku berhenti mencintaimu." Tapi mana? Kau malah memilih laki-laki itu kan?

Aku baru sadar dengan mereka yang lain tak bisa kudapatkan cinta sepertimu.

Baru sadar? Kemana aja? Baru sadar setelah aku jadi milik orang lain? Atau baru sadar setelah dia mencampakanmu karena wanita lain?

Maaf. Aku tau aku salah. Celakanya baru sadar aku sama sekali gak bisa menemukan tetesan air mataku di selat sunda. Aku gak bisa berhenti mencintai kamu!

Maaf? Maaf itu gampang! Kamu mengucapkannya seolah bekas luka tak akan ada. Kamu pikir hatiku ini apa? Hatiku juga terbuat dari bahan yang sama seperti hatimu... Mungkin memang kamu gak akan menemukan tetesan air mata kamu di selat sunda. Tapi ada saatnya kamu akan berhenti mencari tetesan air mata itu... Kita sekarang punya jalan masing-masing. Lambat laun kamu harus belajar ikhlas. Mungkin bukan jodoh.


Love,
Megashofani.

2 comments:

  1. DEMI APAPUN SUKA SEKALI YANG INI XDDDDDDDDDDD

    THUMBS UP :3

    ReplyDelete
  2. kyaaaa makaciw pipit :3 kamu waktu itu yang di pihak warna item atau merah nih ? :p

    ReplyDelete